Welcome Note

Dear Visitors,
Welcome to this blog. You may or may not find what you are looking for here. In anycase, feel free to look around and browse the content. This is basically a space for me to share what little that I know from my experience and from 'peeping' into others' blogs. Oh, the wonder of internet! I do hope you can get some 'things' from this blog. Enjoy and have a great life!

Sabtu, 29 November 2014

Latihan mandiri/UT: Penelitian Tindakan Kelas (IDIK 4008)

1.PTK adalah suatu bentuk inkuiri yang didahului dengan refleksi. Pendapat ini dikemukakan oleh ....
A. McTaggard
B. Carr dan Kemmis
C. Rochman
D. Schmuck
Jawaban B benar, karena mereka menyatakan bahwa PTK adalah penelitian yang dimulai dengan refleksi diri.

 2.Maksud dari self-reflective inquiry adalah penelitian yang ....
A.berbasis refleksi diri
B. metode yang longgar dan fleksibel
C. berbasis hasil pengamatan dan renungan guru
D. disesuaikan dengan kemampuan guru
jawaban A benar, karena sesuai dengan self-reflective inquiry

 3.Dibandingkan dengan penelitian formal, sampel yang digunakan dalam PTK termasuk jenis ....
A. sampel representatif
B. sampel purposif
C. sampel acak
D. kasus khusus yaitu kelas
jawaban D benar, karena PTK memang khusus dirancang untuk penelitian oleh guru di kelasnya sendiri

 4.Perbedaan antara PTK dengan non-PTK ditinjau dari hasil akhir yang ingin dicapai terletak pada ....
A. teori belajar yang akan diuji
B. temuan penelitian yang dapat digeneralisasikan
C. perbaikan hasil belajar siswa
D. meningkatnya kemampuan guru dalam melakukan penelitian
jawaban C benar, karena hasil akhir yang ingin dicapai guru melalui PTK adalah terjadinya perbaikan/ peningkatan kualitas pembelajaran a.l. perbaikan hasil belajar siswa.

 5. Manfaat PTK bagi sekolah adalah untuk meningkatkan ....
A. kemampuan guru di bidang instruksional
B. kualitas pendidikan di sekolah yang bersangkutan
C. daya inovasi pada diri guru
D. kualitas pembelajaran di kelas
jawaban B benar, sesuai dengan tujuan pertanyaan yang diajukan

 6.Berikut adalah keterbatasan PTK dibandingkan dengan penelitian formal, kecuali ....
A. peneliti
B. validitas
C. metodologi
D. instrumen
jawaban B benar, karena validitas PTK masih banyak dipertanyakan dan jadi bahan polemik di antara pakar

 7.Berikut adalah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar PTK dapat diterapkan secara kelembagaan, kecuali ....
A. dukungan dari pihak sekolah
B. kebebasan bagi guru untuk melakukan penelitian di kelasnya
C. pengawasan dari Kepala Sekolah
D. kerjasama antar personil sekolah
jawaban A benar, karena PTK oleh guru harus mendapat dukungan dari pihak sekolah

 8. Langkah awal PTK oleh guru dimulai dengan melakukan ....
A. perumusan masalah
B. identifikasi masalah
C. analisis masalah
D. pembatasan masalah
jawaban B benar, karena identifikasi masalah merupakan langkah awal dengan mengajukan/membuat pertanyaan penelitian

 9. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat ditempuh dalam melakukan analisis masalah, kecuali ....
A. melakukan refleksi
B. mengkaji dokumen-dokumen kelas tentang siswa
C. berdiskusi dengan teman sejawat
D. melakukan studi banding ke sekolah lain
jawaban D salah, karena dalam konteks PTK analisis masalah tidak perlu studi banding. walaupun hal ini dapat juga dilakukan.

 10
Hipotesis tindakan adalah ....
     

A. tindakan perbaikan yang dirancang pada saat menyusun Rencana Perbaikan

B. alternatif tindakan perbaikan yangakan diujicobakan

C. dugaan-dugaan tentang upaya perbaikan pembelajaran yang rasional dan perlu dibuktikan

D. kajian teori yang relevan dengan masalah penelitian
hipotesis adalah dugaan-dugaan yang rasional yang dirumuskan oleh peneliti dalam sebuah kegiatan penelitian. Dan sesuai dengan kaidah penelitian ilmiah, dugaan-dugaan tersebut perlu dibuktikan salah/benar.

11. Langkah awal dalam pelaksanaan PTK adalah ....
A. menentukan metode pengolahan data yang tepat
B. mempersiapkan diri sebagai peneliti
C. menyusun Rencana Pembelajaran (RP) dan Skenario Tindakan (ST)
D. mempersiapkan sarana pendukung penelitian
Opsi (C) benar, karena menyusun RP dan ST merupakan langkah awal PTK

12. Yang dimaksud dengan high inference observation adalah model pengamatan ....
A. tanpa penafsiran
B. langsung sebagaimana yang teramati oleh peneliti
C. tidak langsung, yaitu tanpa sepengatahuan subyek penelitian (candid camera)
D. yang membutuhkan penafsiran
(D) benar karena sesuai dengan istilah high inference observation yaitu pengamatan yang membutuhkan penafsiran si pengamat untuk kemudian dibuat kesimpulan sebagai hasil penafsiran sebagai bentuk dari hasil pengamatan.

13. Jika seorang guru ingin mengetahui suasana verbal dan nonverbal sekaligus, maka ia akan melakukan observasi ....
A. terfokus
B. sistematis
C. terstruktur
D. terbuka
B. benar, karena suasana verbal dan nonverbal membutuhkan observasi yang rinci dan terstruktur, jadi digunakan observasi sistematis karena dibutuhkan kategori yang lebih sistematis.

14. Berikut adalah teknik-teknik lain di samping observasi yang dapat digunakan guru sebagai peneliti PTK untuk mengumpulkan data, kecuali ....
A. wawancara
B. studi dokumen kelas
C. pengisian kuesioner
D. survai
survai tidak dapat dilakukan di kelas, karena PTK adalah penelitian khusus tentang kelas. bukan melihat kondisi kelompok sosial tertentu.

 15. Refleksi paling tepat dilakukan oleh peneliti PTK pada saat ....
A. sebelum menyusun proposal
B. sesudah mengidentifikasi masalah
C. sesudah menentukan upaya tindakan perbaikan
D. sesudah melakukan upaya perbaikan
D benar karena langkah paling tepat sesudah melakukan upaya perbaikan adalah refleksi. disini guru merenung apa hasil tindakan yang sudah diberikan, bagaimana dampaknya terhadap siswa dan pembelajaran, apakah perbaikan sudah cukup atau ia perlu meneruskan ke siklus berikutnya.

 16. Yang dimaksud dengan perencanaan tindak lanjut dalam PTK adalah ....
A. menyusun tindakan perbaikan untuk siklus berikutnya
B. merevisi pedoman observasi
C. menyusun proposal PTK
D. menentukan metode yang akan digunakan
A. benar, karena perencanaan tindak lanjut adalah membuat rencana untuk perbaikan sekanjutnya atau penelitian dilanjutkan ke siklus berikutnya.

 17. Apabila sebagian besar siswa Anda malas mengerjakan tugas-tugas yang Anda berikan, maka PTK yang akan Anda laksanakan dapat dikategorikan ke dalam domein ....
A. kenakalan remaja
B. disiplin belajar
C. interaksi belajar
D. prestasi belajar
B. benar, karena malas tidak mengerjakan PR termasuk domein disiplin belajar

 18. Berikut adalah kriteria yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan apakah masalah yang muncul di kelas layak diteliti atau tidak, kecuali ....
A. masalah pembelajaran bersifat spesifik dan bermanfaat bagi siswa
B. guru mampu untuk melaksanakannya
C. relevan dengan pengembangan sekolah
D. mendapat persetujuan dari Kepala Sekolah.
B benar, perlu dipertimbangkan. karena kalau guru tidak mampu melaksanakan PTK maka tindakan perbaikan tidak akan berhasil.

19.Bagi guru yang peneliti PTK, langkah awal dalam analisis masalah adalah ....
A. melakukan kajian dokumen kelas
B. melakukan introspeksi diri tentang pembelajaran di kelas
C. mewawancarai siswa
D. memberikan tes formatif
B. benar, karena langkah awal analisis masalah adalah refleksi alias introspeksi diri tentang pembelajaran di kelas.

 20. Hasil analisis masalah menunjukkan (1) siswa tidak mau menyimak pelajaran, (2) guru menjelaskan dengan metode ceramah, dan (3) siswa tidak ada yang bertanya kepada guru tentang pelajaran yang barusaja disajikan guru. Permasalahan yang dapat dirumuskan berdasarkan kasus-kasus di atas adalah, kecuali....
A. metode apa yang sebaiknya digunakan agar siswa mau menyimak pelajaran?
B. strategi apa yang sebaiknya digunakan agar siswa mau menyimak?
C. bagaimana cara saya menyelesaikan masalah ini?
D. bagaimana cara saya memotivasi siswa agar mau mau bertanya?
C. salah. Justru guru harus merumuskan permasalahan yang ada di kelasnya dengan menkaji/melihatnya dari aspek strategi, metode atau dari siswanya sendiri.

21.Berikut adalah beberapa alternatif cara mengembangkan alternatif tindakan, kecuali ....
A. mengkaji teori-teori pembelajaran yang relevan
B. mempelajari hasil penelitian yang relevan
C. melakukan refleksi atas pengalaman mengajar selama ini
D. mengkopi hasil PTK rekan sejawat
D. salah. Alternatih tindakan tidak bisa dilakukan dengan mengkopi hasil PTK sejawat, karena permasalahan setiap kelas/individu adalah spesifik dan tidak dapat digeneralisasikan.

22.Cakupan Rencana Pembelajaran dan Rencana Perbaikan Pembelajaran nyaris sama, kecuali pada butir ....
A. tujuan perbaikan
B. TIU
C. TIK
D. Kegiatan pembelajaran
A. benar. Tujuan PTK adalah perbaikian pembelajaran, sedangkan RP tidak selalu perbaikan

 23.Agar mampu mengembangkan RPP dengan efektif dan memberikan hasil yang signifikan, hal yang paling penting dilakukan sebelum memberikan tindakan perbaikan adalah ....
A. mempelajari proposal PTK
B. melakukan simulasi perbaikan
C. berdiskusi dengan rekan sejawat
D. memvalidasi RPP
B. benar. Melakukan simulasi perbaikan merupakan tindakan konkrit sebelum tindakan yang sebenarnya, sehingga sangat efektif untuk koreksi kesalahan tindakan.

 24.Yang dimaksud dengan proposal PTK pada dasarnya adalah ....
A. penelitian yangdilakukan guru di sekolah
B. prosedur penelitian yangharus dipatuhi guru pada saat melakukan penelitian
C. rencana penelitian yang diusulkan guru untuk memperbaiki pembelajaran dikelasnya
D. rencana kegiatan penelitian yang diusulkan guru
C. benar. Proposal PTK adalah tentang rencana penelitian tentang perbaikan pembelajaran di kelas

 25. Kolaborasi dalam PTK dimaksudkan untuk membangun....
A. relasi antar-guru kelas
B. kerjasama antar pihak-pihak terkait
C. persamaan persepsi
D. citra guru sebagai peneliti
B. benar. Kerjasama antar pihak-pihak terkait dapat dikatakan benar karena pihak-pihak terkait kemungkinan memiliki latar belakang yang berbeda dengan profesi guru. kolaborasi adalah kerjasama antara 2 orang/kelompok atau lebih dengan orang/kelompok lain yang berbeda latar belakangnya. seperti kolaborasi antara musisi dengan pelukis.

 26. Tindakan perbaikan dilanjutkan ke Siklus 2 apabila Siklus 1 ....
A. proses pelaksanaan tindakan 1 belum selesai dilakukan
B. sudah berhasil
C. belum menunjukkan perbaikan
D. tidak memperlihatkan dampak yang signifikan
C. benar karena kelanjutan ke siklus 2 dilakukan apabila belum terjadi perbaikan.

 27. Hasil pengamatan yang dilakukan Pak Siswa di kelasnya berbentuk catatan-catatan tentang perilaku siswa dalam membaca sebuah teks di depan kelas. Hal ini dilakukan setelah Pak Siswo menjelaskan bagaimana cara membaca teks yang baik. Setiap anak diberi waktu 2 menit untuk membaca dan Pak Siswo mencatat perilaku siswa, seperti teknik membaca, sikap badan, ucapan/ejaan dan lain-lain. Data yang dikumpulkan Pak Siswo adalah data ....
A. ordinal B. kuantitatif C. kualitatif D. numerik
Benar. Data yang dikumpulkan berupa penjelasan/catatan tertulis tentangsikap dan perilaku siswa, jadi bukan hasil pengukuran berupa angka-angka.

 28.Berikut adalah beberapa cara penyajian hasil analisis data hasil PTK, kecuali ....
A. penyajian seluruh hasil pengukuran yang dilakukan selama penelitian
B. grafik histogram
C. narasi tentang perilaku siswa
D. matriks-matriks sesuai variabel-variabel yang digunakan
A. benar. Penyajian seluruh hasil pengukuran selama penelitian bukan merupakan hasil penyajian data, tetapi lebih cocok disebuthasil pengumpulan data.

 29.Kesimpulan hasil PTK sebaiknya merupakan penjelasan-penjelasan yangdisusun sesuai dengan ....
A. urutan identifikasi masalah
B. pertanyaan penelitian
C. temuan penelitian
D. hasil analisis data
B. benar. Tujuan melakukan penelitian adalah mencari jawab atas permasalahan penelitian atau membuktikan hipotesi yang dibuat peneliti. dimana hal-hal yang ingin dicari jawabnya diekspresikan dalam bentuk pertanyaan penelitian. jadi agarlaporan penelitian mudah dimengerti dan dapatcepat diidentifikasi hasilnya maka penjelasan disampaikan sesuai urutan pertanyaan penelitian.

30.Mengapa PTK harus dilakukan per daur? Untuk ....
A. mempertinggi akurasi
B. memperoleh hasil yang valid
C. memperoleh perbaikan yang optimal
D. memperoleh presisi yang tinggi sesuai tujuan penelitian
benar. karena upaya perbaikan oleh guru harus dilakukan secara terus-menerus sampai terjadi perbaikan pembelajaran yangoptimal.

31. Secara spesifik laporan PTK memuat tentang ....
A. temuan penelitian
B. kesimpulan hasil penelitian
C. rekomendasi
D. saran-saran perbaikan pembelajaran
D. benar. Laporan PTK secara spesifik memuat saran-saran perbaikan pembelajaran

 32.Judul PTK harus menggambarkan ....
A. upaya perbaikan pembelajaran
B. masalah pembelajaran
C. masalah pendidikan
D. perbaikan sistem persekolahan
A. benar. PTK adalah jenis penelitian yang berfokus pada perbaikan pembelajaran di kelas, bukan masalah pembelajaran secara umum, masalah pendidikan atau persekolahan. jadi judul PTK harus menggambarkan upaya perbaikan pembelajaran.

 33. Sistematika PTK sebagaimana ditetapkan Ditjen DIKTI (2004) harus memuat abstrak penelitian. Berikutrambu-rambu penulisan abstrak penelitian, kecuali ....
A. difokuskan pada saripasi penelitian
B. menggambarkan aspek terpenting dari temuan penelitian
C. disajikan secararuntut, singkatdan padat
D. merupakan ringkasan penelitian
D. benar. Abstrak penelitian bukan ringkasan (summary), tetapi merupakan intisari/saripati atau aspek penelitian atau dianggap penting. Abstrak disajikan secara runtut, singkat dan padat.

 34.Dalam menyusun laporan PTK, masalah penelitian ditulis/disajikan di bagian ....
A. identifikasi masalah
B. perumusan masalah
C. pendahuluan
D. Kesimpulan
C. benar. Masalah/isu yanghendak diangkat umumnya diletakkan di bagian pendahuluan sebagai latar belakang alasan dilaksanakannya penelitian.

 35.Karena mau cepat selesai, pada saat penelitiannya masih harus dilanjutkan ke Daur 3, Pak Irsan sudah menghentikannya hanya sampai Daur 2. Ia kemudian menyusun laporan PTK dan melaporkan bahwa tindakan perbaikannya sudah menunjukkan hasil positif. Sesuai etika penulisan laporan, Pak Irsan telah mengabaikan ....
A. estetika
B. logika
C. kejujuran
D. ke-konsistenan (keajegan)
C. benar. Peneliti sudah berbohong berarti dia sudah melanggar kode etik peneliti.

 36.Tulisan tentang sebuah topik biasanya disusun berdasarkan paragraf-paragraf. yang dimaksud dengan paragraf dalam laporan PTK adalah .....
A. kumpulan gagasan yang ditulis peneliti
B. ungkapan penulis yangmemiliki kesatuan ide dan pikiran
C. kumpulan kalimat kuranglebihsebanyak setengah halaman yangdimulai dengan barisbaru
D. buah pikiran parapakar yang dikutip penulis
C. benar. Paragraf adalah kumpulan kalimat kurang lebih sebanyak setengah halaman yangdimulai dengan baris baru

 37.Berikut adalah aspek dibahas dalam bab kajian pustaka. Salah satu hal yang tidak sesuai sebagai aspek kajian pustaka adalah ....
A. teori-teori yang elevan
B. kerangka berpikir
C. metodologi
D. pertanyaan penelitian atau hipotesis
C. benar. Metodologi tidak sesuai sebagai salah satu aspek kajian pustaka

 38.Diseminasi laporan PTK dilakukan untuk tujuan ....
A. proses sosialisasi laporan ilmiah
B. penyebarluasan hasil penelitian
C. publikasi temuan ilmiah
D. dimanfaatkan orang banyak terutama guru.
D Benar. pengalaman guru dalam memperbaiki pembelajaran akan dapat dijadikan pelajaran atau pengalaman bagi guru lain dalam menghadapi masalah pembelajaran yangsama.

 39. Manfaat diseminasi laporan PTK bagi sekolah adalah ....
A. dihasilkannya laporan ilmiah bagi sekolah
B. dihasilkannya metode perbaikan pembelajaran di kelas
C. meningkatnya kredibilitas sekolah.
D. meningkatnya intelektualitas staf guru.
C Benar. laporan PTK dapat meningkatkan kredibilitas sekolah. menunjukkan bahwa sekolah yang bersangkutan sangat peduli dengan kegiatan akademik.

 40. karena mau cepat selesai maka pada saat penelitiannya masih harus dilanjutkan ke daur 3 pak yusril sudah menghentikannya sampai daur 2. ia kemudian menyusun laporan PTK dan melaporkan bahwa tindakan perbaikannya sudah menunjukkan hasil positif. sesuai keetika penulisan laporan pak Yusri telah mengabaikan unsur ....
A. estetika B. logika C. kejujuran D. keajegan
C. benar, karena peneliti telah melanggar kode etik peneliti

41. Dari hasil analisis masalah yang dilakukan di kelasnya, Pak Bambang melihat bahwa dalam 3 kali ulangan aritmatika yang diberikan, rata-rata hanya 2 orang dari 30 siswanya yangmendapatnilai di atas 60. Sebagian besarsiswa tidak mampu menyelesaikan soal-soal tentang perkalian. Selain itu, pada setiap pelajaran matematika, suasana kelas menjadi tegang karena isiwa merasa matematika sebagai pelajaran maut alias sulit. Sehubungan dengan masalah tersebut, Pak Bambang kemudian merumuskan masalah pembelajaran sebagai berikut: "Metode apa yang dapat saya gunakan agar siswa dapat mengerjakan soal-soal tentang perkalian serta dalam suasana yang lebih rileks?". Selanjutnya, permasalahan tersebut dapat dirinci secara operasional sebagai berikut:

  1. Apakah pemberian tugas tugas atau PR akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa?
  2. Bagaimana bentuk materi tugas yang dapat membangkitkan motivasi siswa terhadap pelajaran aritmatika?
  3. Apakah saya perlu berkonsultasi dengan Kepala Sekolah?

       karena opsi ( 1) dan (2) benar

42. Salah satu prinsip observasi menurut Hopkins adalah perencanaan bersama. Perencanaan bersama yang bertujuan untuk membangun ....
(1) kesamaan persepsi antara guru dan teman sejawat
(2) membangun rasa saling percaya antar pihak-pihak yang terlibat
(3) membangun aturan main antar pihak-pihak yang terlibat
Karena jawaban (1), (2) dan (3) benar

 43.Dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran observasi, maka peneliti PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. apakah sudah terjadi perubahan di kelas saya?
  2. apakah tindakan perbaikan sudah berhasil?
  3. apakah dampak dari tindakan perbaikan yang sudah saya berikan?

       Jawaban 3 benar karena opsi (2) dan (3) benar.

 44. Observasi yang dilakukan oleh pengamat luar (teman sejawat) dalam PTK difokuskan pada ....

perilaku mengajar guru dalam melaksanakan tindakan perbaikan
suasana dan perilaku belajar siswa selama berlangsung tindakan perbaikan
intensitas catatan penelitian yang dibuat/ditulis oleh pengamat
     
Karena opsi (1) dan (2) benar. Observasi oleh pengamat luar atau nonguru/pengajar difokuskan pada perilaku mengajar guru, suasana kelas dan perilaku siswa selama berlangsung tindakan perbaikan.

 45. Hasil analisis data dapat dijadikan bahan untuk ....
  1. membuat kesimpulan dan tindak lanjut penelitian
  2. melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut
  3. mengidentifikasi temuan penelitian
       Jawaban C benar apabila (2) dan (3) benar. Pernyataan (2) dan (3) benar, karena hasil analisis data adalah untuk mengidentifikasi temuan sementara -melalui refleksi- dalam rangka menentukan apakah perbaikan sudah terjadi atau perlu terus ke siklus 2. Demikian pula hasil analisis data juga dapat dijadikan landasan untuk mencari/mengidentifikasi temuan penelitian baik temuan sementara (apabila belum diperoleh perbaikan) maupun temuan final (apabila sudah dicapai perbaikan pembelajaran.

 46. Pengumpulan dalam PTK melalui cara observasi terutama ditujukan untuk ....

  1. memperoleh masukan tentang perilaku belajar siswa
  2. mempelajari dampak tindakan perbaikan yang diberikan
  3. mempelajari dokumen hasil belajar

       jawaban A benar, karena pernyataan (1) dan (2) benar. Observasi adalah untuk mendapatkan masukan tentang perilaku siswa dan melihat dampak tindakan perbaikan.

 47. Dalam tahapan pelaksanaan tindakan perbaikan di kelas, sebagai peneliti guru akan ....

  1. mengidentifikasi dampak tindakan perbaikan yang diberikan dengan mengamati perilaku siswa
  2. mengidentifikasi penyebab masalah pembelajaran melalui wawancara dengan siswa
  3. mengajar sebagaimana biasa sesuai jadwal belajar siswa

Jawaban A adalah apabila (1) dan (2) benar. Sebagai peneliti PTK guru akan (1) mengamati perilaku siswa sebagai dampak dari tindakan yang diberikan dan (2) mencari penyebab masalah pembelajaran melalui wawancara dengan siswa. Hal (2) dilakukan untuk mempertajam masalah penelitian karena siswa merupakan salah satu sumber informasi PTK. Jawaban A benar.


 48. Refleksi pada dasarnya adalah .....
  1. mempertanyakan kepada diri sendiri mengapa masalah ini sampai terjadi dikelasnya
  2. merencanakan berbagai alternatif tindakan yang mungkin dapat dilakukan
  3. merenungkan dampak dari tindakan-tindakan yang sudah dilakukan selama ini
       Opsi (1), (2) dan (3) semuanya benar. Karena refleksi adalah merenung kembali untuk mengingat peristiwa-peristiwa yang menyebabkan munculnya masalah dilanjutkan dengan mencari alternatif hal-hal yang perlu dilakukan guru untuk memperbaiki pembelajaran. Bisa termasuk refleksi:
  • bertanya pada diri sendiri
  • mencari alternatif perbaikan
  • mengantisipasi hal-hal yangtidak diinginkan
 49.Yang dimaksud dengan interpretasi hasil analisis data adalah ....
  1. menemukan makna dari hasil analisis datauntuk menjawab pertanyaan penelitian.
  2. menterjemahkan hasil analisis data dan menghubungkannya dengan masalah penelitian.
  3. mengolah data hasil penelitian dengan menggunakan analisis statistik.
    Jawaban A adalah apabila (1) dan (2) benar. Opsi 1 (menemukan makna dari hasil analisis data untuk menjawab pertanyaan penelitian) dan 2 (menterjemahkan atau memberi makna hasil pengolahan data) adalah merupakan salah satu bentuk interpretasi data. Jadi, jawaban A benar.

 50. Saran tindak lanjut hasil PTK adalah ....
  1. saran-saran perbaikan ditujukan untuk berbagai pihak
  2. alternatif perbaikan dibuat sesuai kesimpulan penelitian
  3. usulan perbaikan dapat dipertimbangkan melalui refleksi
       Jawaban C adalah apabila (2) dan (3) benar. Saran tindak lanjut dalam PTK dapat direpresentasikan dalam bentuk (i) alternatif perbaikan dibuat sesuai kesimpulan penelitian dan (ii) usulan perbaikan dapat dipertimbangkan melalui refleksi. Karena tujuan akhir PTK difokuskan pada mencari alternatif perbaikan dan usulan perbaikan. Jawaban C benar.

Latihan Mandiri/UT: PENGANTAR PENDIDIKAN MKDK4001

1.Manusia dapat mengukuhkan eksistensinya sebagai manusia, oleh sebab itu menurut Aristoteles manusia disebut sebagai makhluk ....
A. berbudaya
B. susila
C. beragama
D. sosial
A. salah, karena Aristoteles tidak melihat manusia sebagai makhluk yang berbudaya
B. salah, sebab faktor susila tidak dianggap penting
C. salah, sebab agama dianut oleh manusia setelah mereka ada
D. benar, karena inti dari manusia sebagai makhluk adalah mereka tidak dapat hidup secara sendiri-sendiri

2.Kelahiran manusia mengandung segala kemungkinan, dan ditandai dengan segala kekurangan. Hal ini disebabkan karena perkembangan manusia ....
A. bersifat tertutup
B. berbeda dengan hewan
C. bersifat terbuka
D. memiliki kodrat dengan sebutan animal educandum

A. salah, karena perkembangan manusia bersifat terbuka
B. salah, sebab secara fisik manusia memang berbeda dengan hewan
C. benar, karena perkembangan manusia bersifat terbuka, oleh sebab itu manusia dapat dididik
D. salah, sebab perbedaan antara manusia dengan hewan cukup banyak

3.Manusia pada dasarnya berpotensi untuk berperilaku baik, dan bisa menjadi manusia ideal, jika ia dididik sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat. Pernyataan tersebut merupakan asas dari ....
A. potensialitas
B. moralitas
C. dinamika
D. sosialitas
A. salah, sebab asas potensialitas lebih mengutamakan potensi yang ada pada diri setiap manusia
B. benar, sebab asas moralitas mengajarkan bahwa manusia memiliki dimenasi moralitas yang memungkinkan manusia dapat dididik
C. salah, sebab asas dinamika berpendapat bahwa manusia selalu aktif dalam aspek fisiologis maupun spiritualnya
D. salah, sebab asas sosialitas berpendapat bahwa manusia harus selalu hidup secara bersama-sama dengan manusia lainnya

4.Pendidikan merupakan suatu upaya untuk membantu manusia agar mampu hidup sesuai dengan martabat kemanusiaannya. Hal ini karena pendidikan bersifat ....
A. humanisasi
B. individualitas
C. sosialitas
D. potensialitas
A. benar, sebab tujuan dari humanisasi adalah upaya memanusiakan manusia
B. salah, sebab individualitas merupakan orang perorangan
C. salah, sebab sifat manusia selain bersifat individualitas, mereka juga sebagai makhluk sosial
D. salah, sebab definisi di atas tidak melmperihatkan adanya aspek potensi manusia

5.Alfred adalah siswa kelas IV SD Kertajaya, ayahnya seorang pengusaha kaya, bila kesekolah ia diantar oleh sopir pribadi. Hal ini membuat ia disayang oleh semua guru, padahal kecerdasannya pas-pasan saja. Nandy juga bersekolah di sekolah yang sama, ayahnya seorang pemulung, Nandy seringkali menunggak SPP maupun uang buku, sehingga seringkali ia mendapat skorsing dari sekolah. Hal ini mengakibatkan Nandy menjadi pendiam dan rendah diri, padahal sebenarnya ia adalah anak yang cerdas. Tindakan sekolah yang membeda-bedakan murid karena status ekonominya adalah salah, karena pendidikan itu ....
A. merupakan martabat orang perorang
B. hanya boleh diikuti oleh orang yang memupunyai uang
C. hak asasi manusia
D. pendidikan dapat membentuk kepribadian manusia menjadi baik
A. salah, sebab pendidikan itu bukan martabat seseorang, namun pendidikan dapat mengangkat martabat seseorang
B. salah, sebab pendidikan boleh diikuti oleh siapa saja, tidak ada batasan untuk mengikuti pendidikan
C. benar, sebab pendidikan merupakan hak asasi setiap orang, oleh sebab itu tidak ada batasan untuk mengikuti pendidikan
D. salah, sebab pendidikan bukan satu-satunya sarana yang dapat merubah kepribadian seseorang

6.Landasan pendidikan jenis ini memiliki asumsi yang bersumber pada disiplin ilmu sebagai titik tolaknya. Landasan pendidikan yang dimaksud adalah ....
A. religius pendidikan
B. ilmiah pendidikan
C. filosofis pendidikan
D. yuridis dan hukum pendidikan
A. salah, sebab asumsi religius pendidikan bersumber dari agama sebagai titik tolak praktek pendidikan
B. benar, sebab asumsi landasan ilmiah pendidikan bersumber dari berbagai disiplin ilmu sebagai titik tolak pendidikan
C. salah, sebab asumsi filisofis pendidikan bersumber dari filsafat sebagai titik tolak praktek pendidikan
D. salah, sebab asumsi yuridis atau hukum pendidikan bersumber dari aturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai titik tolak pendidikan

7.Yang bukan merupakan landasan yuridis pendidikan di bawah ini adalah ....
A. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 42 Tahun 2006
B. Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945
C. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003
D. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990
A. benar, sebab Peraturan Menteri RI Nomor 42 Tahun 2006 merupakan landasan yuridis pendidikan di Indonesia
B. salah, sebab hanya Batang Tubuh UUD RI 1945 yang dijadikan landasan yuridis pendidikan Indonesia
C. salah, sebab UU RI Nomor 20 Tahun 2003 mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional
D. salah, sebab PP Nomor 28 Tahun 1990 mengatur tentang Pendidikan Dasar

8.Landasan Pendidikan Nasional adalah Pancasila, oleh sebab itu semuanya dimulai dengan asumsi-asumsi metafisika, epistemologi, dan aksiologi Pancasila, serta diikuti dengan uraian implikasinya terhadap pendidikan. Pernyataan di atas merupakan landasan ....
A. mental spiritual
B. filosofis
C. yuridis pendidikan
D. moral dan agama
A. salah, sebab berbagai asumsi di atas tidak ada kaitannya dengan mental spiritual
B. benar, sebab landasan mental spiritual dimulai dengan berbagai asumsi di atas
C. salah, sebab landasan yuridis pendidikan bersumber kepada UUD 1945, UU, PP, atau yang lainnya yang masih berlaku disuatu tempat
D. salah, sebab landasan moral agama adalah ajaran-ajaran agama dan kitab suci masing-masing agama

9.Idris Sardi adalah pemain biola terkenal di Indonesia, tetapi kepiawaiannya bermain biola tidak satupun yang menurun kepada anak-anaknya. Salah satu penyebabnya adalah tidak satupun anak-anak Idris Sardi yang memiliki bakat bermain musik. Contoh di atas merupakan pendapat dari aliran pendidikan menurut ....
A. Nativisme
B. Empirisme
C. Konvergensi
D. Behaviour
A. benar, sebab menurut aliran Nativisme faktor bawaan dan bakat adalah faktor yang paling dominan yang dimiliki seseorang
B. salah, sebab Empirisme memandang faktor lingkungan dan pendidikanlah yang paling penting dan paling berpengaruh pada diri seseorang
C. salah, sebab Konvergensi memandang bahwa faktor keturunan, bawaan, bakat, pendidikan, dan lingkungan, sama-sama berpengaruh terhadap seseorang
D. salah, sebab menurut aliran Behaviour perubahan tingkah laku seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor

10. Pranata sosial adalah sebagai suatu sistem peran dan norma sosial yang saling berhubungan dan terorganisasi disekitar pemenuhan kebutuhan atau fungsi sosial yang penting. Pernyataan di atas dikemukakan oleh ....
A. Peter L. Berger
B. Komblum
C. Theodorson. G.A
D. Piaget
A. salah, sebab Peter L. Berger mendefinisikan tentang pengendalian sosial
B. salah, sebab Komblum mendefinisikan struktur sosial yaitu hubungan individu/kelompok secara berulang-ulang
C. benar, sebab definisi di atas dikemukakan oleh Theodorson G.A
D. salah, sebab Piaget membahas tentang perkembangan anak dari usia 0 - 21 tahun

11.Landasannya merupakan seperangkat asumsi yang bersumber dari hasil studi dan disiplin ilmu yang dijadikan titik tolak dalam rangka praktek pendidikan. Pernyataan tersebut merupakan landasan dari ....
A. psikologi
B. sosiologi
C. antropologi
D. pedagogik
A. salah, sebab psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia
B. salah, sebab sosiologi adalah ilmu yang mengkaji tentang hubungan manusia satu dengan manusia lain, baik secara individu maupun kelompok
C. benar, sebab definisi di atas merupakan bidang kajian Antropologi
D. salah, sebab pedagogik adalah ilmu yang mempelajari tentang berbagai ilmu pendidikan/ilmu mendidik

12.Manakah pernyataan di bawah yang merupakan landasan historis pendidikan Indonesia ....
A. zaman pengaruh Spanyol dan Portugis
B. Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945
C. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003
D. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990
A. benar, sebab zaman pengaruh Spanyol dan Portugis merupakan landasan historis pendidikan di Indonesia
B. salah, sebab UUD RI Tahun 1945 merupakan landasan yuridis pendidikan Indonesia
C. salah, sebab UU RI Nomor 20 Tahun 2003 mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional
D. salah, sebab PP Nomor 28 Tahun 1990 mengatur tentang Pendidikan Dasar

13.Maju mundurnya ekonomi suatu negara terletak pada maju atau tidaknya pendidikan di negara tersebut, hal ini membuktikan bahwa pendidikan merupakan salah satu landasan ekonomi dan memandang pendidikan sebagai ....
A. ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani
B. Human invesment
C. deviant behaviour
D. pranata sosial
A. salah, sebab pernyataan di atas mengemukakan tentang bagaimana peranan guru di Indonesia
B. benar, sebab dengan pendidikan menyebabkan seseorang menjadi pandai dan ini merupakan sebuah investasi
C. salah, sebab deviant behaviour merupakan penyimpangan tingkah laku
D. salah, sebab pranata sosial merupakan sistem/peran dan norma sosial yang saling berhubungan dan terorganisasi

14.Pak Masjuki dan Istri adalah seorang guru, gaji bulanannya hanya pas-pasan untuk membiayai pendidikan anak-anaknya yang empat orang itu, namun semua anaknya bersekolah di sekolah negeri sampai kuliahnyapun demikian. Sekarang kedua anak tertuanya sudah bergelar master dan sudah bekerja pada kantor pemerintah. Anak ketiganyapun telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri terkenal. Keberhasilan keluarga pak Masjuki disebabkan oleh ....
A. mereka berasal dari keluarga guru yang hidupnya pas-pasan
B. anak-anaknya menjadi pintar karena semuanya bersekolah di sekolah negeri
C. dibiayai dengan uang yang diperoleh secara halal
D. semua anak-anaknya dididik secara prihatin dan secara kebetulan mereka memiliki kecerdasan di atas rata-rata
A. salah, sebab tidak semua keluarga guru yang hidupnya pas-pasan mempunyai anak-anak yang pandai
B. salah, sebab belajar di sekolah negeri bukan jaminan anak akan menjadi pandai
C. salah, sebab sumber biaya bukan penyebab anak menjadi pandai
D. benar, sebab anak yang dididik secara prihatin, dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata akan cepat menjadi pandai

15.Bentuk keluarga dibedakan atas keluarga patriarhat, keluarga matrilineal, keluarga patrilineal, dan keluarga equaliterian. Semua bentuk keluarga tersebut dibedakan berdasarkan ....
A. garis keturunan
B. pemegang kekuasaan
C. bentuk perkawinan
D. keutuhan keluarga
A. salah, sebab berdasarkan garis keturunannya, keluarga dibedakan dalam tiga bentuk yaitu patrilineal, matrilineal, dan bilateral
B. benar, sebab berdasarkan pembagiannya, pemegang kekuasaan dibagi seperti tersebut di atas
C. salah, sebab dari bentuk perkawinan, keluarga dibagi menjadi keluarga poligami, monogami, dan poliandri
D. salah, sebab berdasarkan keutuhannya, keluarga dibedakan atas keluarga utuh, keluarga bercerai, dan keluarga pecah semu

16.Secara umum, tujuannya adalah memberikan bekal kemampuan kepada peserta didik dalam mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara, dan sebagai makhluk Tuhan. Tujuan yang dimaksud adalah tujuan dari ....
A. instruksional umum
B. instruksional khusus
C. pendidikan nasional
D. pendidikan sekolah
A. salah, sebab TIU merupakan tujuan yang ingin dicapai secara umum
B. salah, sebab TIK adalah tujuan operasional pembelajaran secara khusus
C. salah, Tujuan Pendidikan Nasional adalah membentuk manusia Indonesia berpancasila, berkepribadian, dan bertaqwa kepada Tuhan YME
D. benar, sebab tujuan pendidikan sekolah adalah seperti tersebut di atas

17.Pilihlah contoh pendidikan nonformal di bawah ini yang penyelenggaraannya dilakukan secara tidak terstruktur dan tidak berjenjang, tetapi pelaksanaanya membutuhkan waktu yang cukup lama ....
A. kursus bahasa Inggris
B. kejar Paket A dan Paket B
C. secara rutin memanggil ahli agama kerumah untuk memberi ceramah tentang agama kepada anak-anak dan keluarga
D. kursus komputer dan perbengkelan
A. salah, sebab kursus bahasa Inggris selalu dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang
B. salah, sebab kejar Paket A dan B dilaksanakan seperti pendidikan yang dilaksanakan di sekolah pada umumnya
C. benar, memanggil guru agama kerumah untuk berceramah, umumnya tidak dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang
D. salah, sebab kursus komputer dan perbengkelan dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang

18.Sekolah yang baik dan unggul adalah sekolah yang ditandai oleh banyaknya lulusan/alumni yang diterima jika mendaftar di sekolah/di perguruan tinggi negeri (khususnya), maupun akan melamar pekerjaan. Contoh di atas diakibatkan oleh faktor-faktor yang paling dominan. Pilihlah faktor yang dimaksud di bawah ini ....
A. guru, siswa dan orang tua murid saling mencari kepandaian secara sendiri-sendiri
B. kompetensi mengajar guru sangat baik, tetapi jarang mengajar karena disibukkan oleh tugas tambahannya sebagai wakil kepala sekolah
C. baik guru, siswa, dan orang tua murid memiliki kesadaran untuk bisa maju secara bersama-sama
D. siswa memiliki kompetensi belajar yang sangat baik, tetapi tidak pernah diperhatikan oleh orang tua maupun sekolah
A. salah, sebab mencari kepandaian secara sendiri-sendiri belum tentu siswa akan memperoleh hasil yang maksimal
B. salah, sebab kesibukan guru di luar jam mengajar, mengakibatkan pelajaran yang diperoleh dari guru tersebut tidak maksimal
C. benar, sebab jika kesadaran untuk maju sudah tumbuh secara bersama-sama, maka tujuan pembelajaran akan mudah dicapai
D. salah, sebab jika kompetensi siswa tidak mendapatkan perhatian dari orang tua dan guru, akan mengakibatkan siawa menjadi frustasi

19.Menurut Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, bahwa kaum pendidik hanya dapat menuntun tumbuh dan hidupnya kekuatan-kekuatan lahir batin agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya) hidup dan tumbuhnya kodrat alam. Dari pernyataan di atas, implikasinya bagi guru adalah ....
A. semua sarana, materi pendidikan, dan cara-cara mendidik harus dipilih sesuai dengan hakikat peserta didik
B. semua guru harus menguasai berbagai kompetensi mengajar
C. kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan faktor perkembangan peserta didik
D. media pembelajaran yang digunakan guru harus tepat dan sesuai dengan jenjang pendidikan siswa
A. benar, sebab hakikat peserta didik harus disesuaikan dengan semua hal yang berkaitan dengan pendidikannya
B. salah, sebab kompetensi mengajar guru yang bagus, bukan implikasi pernyataan di atas
C. salah, sebab kurikulum itu hanya salah satu bagian yang digunakan dalam proses pendidikan
D. salah, sebab media hanya merupakan satu bagian dari sarana pendidikan yang dimaksud

20.Tidak semua pergaulan maupun pengaruh orang dewasa kepada seorang anak disebut perbuatan mendidik. Ada kriteria/karakteristik khusus untuk bisa dikatakan perbuatan mendidik, yaitu ....
A. pengaruh harus diciptakan oleh orang dewasa dengan tujuan untuk menciptakan kedewasaan anak
B. harus ada undang-undang tersendiri yang mengatur hubungan dan pergaulan tersebut
C. ada sarana dan prasarana sebagai media pergaulan antara anak dan orang dewasa
D. memiliki waktu khusus seperti layaknya jam belajar di sekolah
A. benar, sebab menurut Langeveld, salah satu karakteristik yang mengandung pendidikan adalah seperti tersebut di atas
B. salah, sebab hubungan dan pergaulan dengan sesama manusia tidak perlu menggunakan undang-undang
C. salah, sebab pergaulan yang mengandung pendidikan tidak harus memiliki sarana dan media
D. Salah, sebab pergaulan yang mengandung pendidikan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja

21.Pak Bonar adalah guru yang terkenal sangat galak, ia suka memukul siswa yang dianggap bersalah, para siswa menjadi takut tetapi hormat kepadanya. Berbeda dengan pak Ali yang guru Agama. Ia pendiam, penyabar, sangat teliti dan murah senyum, anak-anak menjadi segan dan hormat kepadanya. Adakah perbedaan rasa hormat siswa kepada kedua orang guru di atas? jika ada apa penyebabnya?
A. pak Bonar dihormati siswa karena kegalakannya, dan pak Ali dihormati karena pendiamnya
B. pak Bonar dihormati siswa karena ia guru matematika, pak Ali dihormati siswa karena ia guru agama
C. dengan pak Bonar anak menjadi takut melakukan kesalahan, tetapi dengan pak Ali anak menjadi acuh tak acuh dan masa bodoh
D. guru yang dihormati siswa karena wibawanya adalah guru yang memperhatikan dan menyayangi siswanya

D. benar, sebab guru yang berwibawa dan menyayangi mereka akan menumbuhkan rasa segan dan hormat dengan sendirinya

22.Pendidikan dianggap mampu mengubah terutama dalam hal membina kebudayaan baru yang memungkinkan dapat menyelamatkan manusia dimasa depan yang semakin komplek, apalagi di era globalisasi sekarang ini. Pandangan ini dikemukakan oleh aliran ....
A. Behavior
B. Progresivisme
C. Humanisme
D. Psikologi kognitif
A. salah, sebab behavior memandang tingkah laku yang baik adalah akibat adanya aksi, dan reaksi organisme terhadap lingkungannya
B. salah, Progresivisme merupakan gerakan yang dilandasi oleh filsafat tertentu dan menentang sekolah atau pendidikan yang tradisional
C. benar, sebab pandangan humanisme terhadap pendidikan seperti tersebut di atas
D. salah, aliran ini menganggap guru perlu untuk menekankan pemahaman hubungan pengorganisasian dan kebulatan dalam belajar

23.Menurut Mohammad Noor Syam bahwa pengalaman manusia mempunyai empat karakteristik, yaitu spasial, temporal, dinamis, dan pluralistis. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengalaman itu adalah pluralistis? Pengalaman itu ....
A. terjadi dimana saja dalam kehidupan manusia
B. baik alam, kebudayaan, dan pengalaman selalu berkembang setiap saat
C. hidup, dan menuntut adaptasi dan readaptasi dalam semua perubahan yang terjadi secara terus menerus
D. terjadi selama adanya hubungan dan interaksi dan selama individu terlibat pergaulan
A. salah, sebab rumusan butir A merupakan uraian dari spasial
B. salah, sebab rumusan butir B merupakan uraian dari temporal
C. salah, sebab rumusan butir C merupakan uraian dari dinamis
D. benar, sebab pluralistis membicarakan tentang pentingnya hubungan yang dapat menimbulkan pengalaman

24.Pendidikan bertugas memberikan pengetahuan tentang nilai-nilai kebenaran yang pasti, absolut, dan abadi yang ada pada kebudayaan masa lampau, dan dipandang sebagai kebudayaan yang ideal. Pandangan tentang pendidikan tersebut, dikemukakan oleh ....
A. Behaviorisme
B. perenialisme
C. Nativisme
D. Konvergensi
A. salah, sebab behaviorisme adalah aliran yang memandang bahwa perubahan tingkah laku dalam belajar yang terpenting
B. betul, sebab pendidikan menurutnya adalah nilai-nilai kebenaran yang pasti, absolut dan abadi
C. salah, sebab nativisme adalah aliran yang berpandangan bahwa hereditas adalah faktor yang paling penting bagi pertumbuhan manusia
D. salah, sebab konvergensi adalah aliran yang berpandangan bahwa faktor hereditas, lingkungan dan pendidikan, sama-sama pentingnya bagi manusia

25.Aliran ini berimplikasi terhadap pendidikan, khususnya bidang sains dan matematika. Aliran ini merupakan aliran filsafat yang tema utamanya berkaitan dengan hakikat pengetahuan. Aliran yang dimaksud adalah ....
A. Perenialisme
B. Progresivisme
C. Kontruktivisme
D. Esensialisme
A. salah, sebab perenialisme adalah aliran yang percaya pada nilai-nilai dan norma-norma yang abadi dalam kehidupan
B. salah, sebab aliran ini merupakan gerakan pendidikan yang dilakukan oleh suatu perkumpulan yang dilandasai oleh filsafat tertentu
C. benar, sebab aliran ini berimplikasi pada dunia pendidikan yang berlandaskan norma dan nilai-nilai yang abadi
D. salah, sebab esensialisme merupakan aliran yang berusaha mencari dan mempertahankan hal-hal yang esensial

26.Pada masa ini pendidikan dianggap sebagai hak semua orang, oleh sebab itu pendidikan bersifat demokratis, dan tidak otokratis. Pendidikan pada masa ini tidak mengenal kurikulum, kalaupun ada kurikulumnya tidak tertulis. Situasi pendidikan seperti ini terdapat pada zaman kerajaan ....
A. Hindu - Budha
B. Islam
C. Pengaruh Portugis dan Spanyol
D. Kolonial Belanda
A. salah, pendidikan pada masa ini masih bersifat aristokratis, pendidikan ditujukan hanya kepada anak-anak Brahmana dan Kesatrya saja
B. benar, sebab pendidikan pada masa Islam tidak membeda-bedakan peserta didiknya
C. salah, sebab pendidikan pada masa ini lebih menekankan kepada penyebaran agama Katolik
D. salah, sebab awal misi pendidikan zaman ini adalah misi keagamaan (penyebaran agama Protestan)

27.Selain jiwa UUD 1945 yang dijadikan landasan konstitusi pendidikan pada periode awal kemerdekaan (1945 - 1950), terdapat Undang-Undang lain yang digunakan, yaitu ....
A. UUD RIS Tahun 1950
B. UU Nomor 7 Tahun 1950
C. UU RI Nomor 12 Tahun 1954
D. UU RI Nomor 4 Tahun 1950 de fakto
A. salah, sebab UUD ini tidak pernah digunakan sebagai landasan pendidikan di Indonesia
B. salah, sebab UU ini digunakan sebagai pengganti UUD RIS dan UU sementara RI
C. salah, sebab UU ini adalah UU terbaru yang digunakan setelah tahun 1954
D. benar, sebab UU ini digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan di Indonesia

28.Salah satu kendala yang dihadapi dalam rangka meningkatkan kinerja dan mutu pendidikan nasional adalah ....
A. masih rendahnya relevansi pendidikan
B. terbatasnya jumlah guru yang bermutu
C. masih tingginya angka putus sekolah yang merupakan bagian dari tantangan
D. kurangnya peranan dunia usaha dalam pendidikan nasional
A. salah, sebab rendahnya relevansi pendidikan merupakan bagian dari tantangan
B. benar, sebab terbatasnya jumlah guru yang berkualitas merupakan kendala yang belum dapat dipenuhi oleh pemerintah
C. salah, sebab tingginya angka putus sekolah merupakan bagian dari tantangan
D. salah, sebab kurangnya peran dunia usaha dalam pendidikan nasional merupakan bagian dari tantangan

29.Pada awal berdirinya lembaga pendidikan ini memiliki tujuh asas pendidikan, kemudian sesudah proklamasi kemerdekaan, asasnya dirubah menjadi Panca Darma. Lembaga pendidikan yang dimaksud adalah ....
A. Taman Siswa
B. Muhamadiyah
C. Institut Nasional Syafei (INS) Kayu Tanam
D. Pesanteren Tebu Ireng
A. benar, sebab Taman Siswa pernah dua kali memiliki asas pendidikan, yaitu asas Taman Siswa 1922 dan Panca Darma
B. Salah, sebab Muhamadiyah merupakan salah satu organisasi yang memiliki asas agama Islam
C. Salah, sebab INS memiliki asas lebih kepada latihan skill
D. Salah, sebab Pesantern Tebu Ireng berasaskan agama Islam

30.Salah satu karakteristik kebudayaan adalah seperti di bawah ini ....
A. sistem religi dan upacara keagamaan
B. keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia
C. sebagai suatu komplek aktivitas kelakuan berpola dari manusia
D. stabil dan berubah
A. salah, sebab sistem religi dan upacara keagamaan merupakan unsur-unsur universal kebudayaan
B. salah, sebab keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia, merupakan definisi kebudayaan
C. salah, sebab suatu komplek aktivitas kelakuan berpola dari manusia merupakan wujud kebudayaan
D. benar, sebab merupakan salah satu karakteristik kebudayaan

31.Suatu proses dimana seseorang individu menyerap melalui cara berfikir, bertindak, dan merasa, yang mencerminkan kebudayaannya. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari kebudayaan sebagai ....
A. pranata kebudayaan
B. hubungan kebudayaan dan pendidikan
C. Pendidikan sebagai proses enkulturasi
D. pendidikan sebagai stabilitas dan perubahan kebudayaan
A. salah sebab pranata kebudayaan merupakan uraian dari kebudayaan dan pendidikan
B. salah, sebab hubungan kebudayaan dan pendidikan merupakan uraian dari kebudayaan dan pendidikan
C. betul, sebab pernyataan di atas merupakan definisi dari pendidikan sebagai proses enkulturasi
D. salah, sebab pendidikan sebagai stabilitas dan perubahan kebudayaan meruapakan uraian dari kebudayaan dan pendidikan

32.Kelakuan berpola dari manusia dalam kebudayaannya yang mengacu kepada sistem ide, nilai-nilai, gagasan, norma-norma, peraturan, dan sebagainya. Pernyataan di atas merupakan definisi dari ....
A. pranata kebudayaan
B. pendidikan sebagai ekulturasi
C. hubungan kebudayaan dan pendidikan
D. kepribadian dan kepribadian bangsa
A. benar, merupakan definisi dari pranata kebudayaan
B. salah, sebab enkulturasi meruapakan faktor yang mempengaruhi kebudayaan manusia
C. salah, sebab di dalam hubungan antara kebudayaan dan pendidikan terdapat hubungan komplementer
D. salah, sebab kepribadian dan kepribadian bangsa meruapakan bagian dari kebudayaan dan kepribadian

33.Ras ini memiliki karakteristik antara lain: kulit agak kuning, rambut lurus, tinggi badan kurang lebih satu setengah meter, dan bentuk kepala pendek. Ras yang dimaksud adalah ras ....
A. Melayu
B. Vedoid (Wedda)
C. Negroid (Negrito)
D. Mongoloid
A. salah, sebab ras Melayu terbagi menjadi dua bagian, yaitu proto melayu, dan deutoro melayu
B. salah, sebab ras Vedoid memiliki karakteristik sama dengan ras Mongoloid
C. salah, ras Negroid memiliki karakteristik sama dengan ras Mongoloid
D. benar, sebab ras Mongoloid memiliki ciri-ciri seperti tersebut di atas

34.Salah satu karakteristik lingkungan fisik manusia (masyarakat) di Indonesia adalah ....
A. terdiri dari lingkungan pendidikan, dan lingkungan pergaulan
B. terletak diantara dua benua dan dua samudera
C. lingkungan sosial
D. terdiri dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan
A. salah, sebab lingkungan pendidikan dan pergaulan bukan merupakan lingkungan fisik manusia
B. benar, sebab lingkungan fisik manusia Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudera
C. salah, sebab lingkungan sosial bukan merupakan lingkungan fisik manusia
D. salah, sebab RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan merupakan sistem kemasyarakatan

35.Setiap wilayah yang ada di Indonesia umumnya memiliki adat istiadat, dan setiap adat memiliki pemimpin masyarakat. Berilah contoh bentuk kepemimpinan tertinggi terhadap sistem kemayarakatan pada kepulauan Sawu, Sumba, dan Alor
A. Wanua dipimpin oleh Karaeng dan dibantu oleh Sulewatang
B. Keuchi dibantu oleh teungku sebagai pimpinan agama dan orang-orang tua sebagai wakil penduduk
C. pimpinan berada ditangan dua orang kepala suku yang disebut duae maramba, dan duae kepu, deorai, atau mangun tanah
D. Huta atau penghulu yang dipilih oleh marga namora-mora. Dalam tugasnya dibantu oleh senina
A. salah, sebab Wanua merupakan bentuk kepemimpinan tertinggi yang ada pada masyarakat Makasar
B. salah, sebab keuchi merupakan bentuk kepemimpinan tertinggi yang ada pada masyarakat Aceh
C. betul, sebab kepemimpinan pada masyarakat kepulauan Sawu, Sumba, dan Alor bentuk kepemimpinannya seperti di atas
D. salah, sebab huta atau penghulu merupakan bentuk kepemimpinan tertinggi yang ada pada masyarakat Batak

36.Karakteristik manusia Indonesia terhadap pendidikan harus berakar pada nilai-nilai agama dan kebudayaan nasional, oleh sebab itu implikasi pendidikan nasional harus dikembangkan dengan berakar kepada ....
A. nilai-nilai pendidikan dan pergaulan
B. nilai-nilai agama dan kebudayaan bangsa
C. UU RI No 20 Tahun 2003
D. Pembukaan UUD 1945
A. salah, sebab nilai-nilai pendidikan dan pergaulan bukan akar implikasi pendidikan nasional
B.benar, sebab nilai-nilai agama dan kebudayaan bangsa merupakan akar implikasi pendidikan nasional
C. salah, sebab UU RI No 20 Tahun 2003 mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional
D. salah, sebab Pembukaan UUD 1945 merupakan landasan pendidikan nasional

37.Implikasi dari kebijakan dalam pengelolaan pendidikan nasional yang bersifat dekonsentrasi, namun dapat berlangsung secara efisien dan efektif diatur dalam sistem pendidikan nasional sebagai berikut ....
A. Undang-Undang RI NO 14 Tahun 2005
B. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 19 Tahun 2005
C. Undang-Undang RI No 20 Tahun 2003
D. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 16 Tahun 2007
A. salah, sebab PP RI No 14 Tahun 2005 mengatur tentang guru dan dosen
B. salah, sebab PP RI No 19 Th 2005 mengatur tentang Standar Nasional Pendidikan
C. benar, UU RI No 23 Th 2003 mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional
D. salah, sebab Peraturan Menteri Pendidikan No 16, tahun 2007 mengatur tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru

38.Kepribadian bangsa Indonesia bukanlah kepribadian keseluruhan, tetapi juga mencerminkan ciri-ciri suku bangsa, keagamaan, dan lain-lain. Oleh sebab itu implikasi dari pengembangan kurikulum dan menjadi syarat yang tidak boleh ditinggalkan adalah bahwa kurikulum harus ....
A. berbasis kepada kompetensi dan berpusat kepada siswa
B. memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan siswa sesuai dengan usia mereka masing-masing
C. berjenjang dari tingkat SD, SLTP, maupun SLTA
D. bersifat nasional dan bermuatan lokal
A. salah, sebab Kurikulum Berbasis Kurikulum (KBK) merupakan kurikulum yang terbit tahun 2004 dan berbasis pada kompetensi siswa
B. salah, sebab pertumbuhan dan perkembangan siswa merupakan syarat pengembangan kurikulum bukan implikasinya
C. salah, sebab jenjang pendidikan merupakan bentuk kurikulum berdasarkan tingkatan kelas dan sekolah
D. benar, sebab implikasi dari pengembangan kurikulum adalah bahwa pengembangan kurikulum harus bersifat nasional bermuatan lokal

39.Gerakan wajib belajar (wajar) 9 tahun yang telah dicanangkan oleh pemerintah pada tanggal 2 Mei 1984, mempunyai implikasi terhadap karakteristik sosial budaya Indonesia, diantaranya adalah ....
A. meningkatnya standar nasional mutu pendidikan
B. terbinanya kepribadian bangsa Indonesia
C. keragaman lingkungan fisik masyarakat Indonesia yang sebagian besar berada di pedesaan terpencil dan terisolasi
D. relevansi pendidikan secara lokal sesuai dengan keadaan lingkungan dan sosial budaya daerah
A. salah, sebab meningkatnya standar nasional mutu pendidikan adalah isi dari tantangan dari lingkungan fisik dan sosial budaya
B. salah, sebab terbinanya kepribadian bangsa Indonesia adalah isi dari tantangan dari lingkungan fisik dan sosial budaya
C. benar, sebab keragaman lingkungan fisik masyarakat Indonesia adalah aspek yang ditinjau dari karakteristik antropologi
D. salah, sebab relevansi pendidikan secara lokal adalah isi dari tantangan dari lingkungan fisik dan sosial budaya

40.Ibu Kamal sudah dua tahun ditinggal suaminya karena kecelakaan lalu lintas, ia mempunyai empat orang anak yang semuanya masih bersekolah, ada yang di SMA, di SMP, di SD, dan di TK, berhubung tidak ada lagi yang membiayai, semuanya berhenti sekolah. Untunglah ia mempunyai tetangga yang kaya dan dermawan dan mau membantu membiayai anak-anak ibu Kamal sehingga mereka bisa sekolah kembali. Tindakan tetangga yang dimaksud disebut ....
A. orang tua asuh            
B. orang tua angkat
C. calon ayah anak-anak Ibu Kamal
D. relawan dan dermawan
A. benar, sebab orang tua asuh adalah orang yang rela membantu anak fakir miskin untuk membiayai sekolahnya
B. salah, sebab orang tua angkat belum tentu mau membiayai sekolah anak-anak angkatnya
C. salah, sebab tindakan tetangga ibu Kamal dilakukan tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan akan mengawini ibu Kamal
D. salah, sebab relawan dan dermawan bisa membantu siapa saja dan untuk keperluan apa saja, tidak harus untuk biaya pendidikan saja

41.Di kelas Anda memiliki siswa yang sangat nakal, dia sering mengganggu teman-temannya, prestasi belajarnyapun kurang begitu bagus, sebenarnya sekolah ingin mengelurkan anak tersebut tetapi tidak mampu karena orang tuanya termasuk orang yang berpengaruh terhadap kelangsungan sekolah tersebut. Jika Anda menjadi guru kelas dari anak tersebut, tindakan apa yang akan Anda ambil?
A. tetap bertekad akan mengeluarkan anak tersebut
B. tetap mengajar dengan sebaik-baiknya dan masa bodoh dengan siswa tersebut
C. melakukan pendekatan persuasif dan kekeluargaan kepada orang tua siswa dan menjelaskan keadaan yang sebenarnya tentang anaknya dengan bukti-bukti yang dapat dimengerti mereka
D. melakukan pendekatan dengan orang tua siswa dengan harapan mendapatkan imbalan dari mereka

C. benar, sebab pendekatan yang baik oleh guru diharapkan dapat menyadarkan orang tua terhadap anaknya selama di sekolah

42.Sebuah hukum atau teori dikatakan benar apabila evidensi sesuai dalam mendukung skema induktif. Pernyataan tersebut merupakan penjelasan tindaklanjut dari sebuah pembuktian tentang ....
A. penyelidikan ilmiah
B. metode induksi - deduksi
C. proses originasi
D. hukum difusi
A. benar, sebab tindaklanjut dari penyelidikan ilmiah adalah pembuktian tentang penyelidikan ilmiah
B. salah, sebab metode ini digunakan oleh Aristoteles untuk menerangkan tentang dalil atau premis tertentu
C. salah, sebab originasi merupakan proses perubahan melalui penemuan elemen-elemen baru
D. salah, sebab difusi merupakan peminjaman elemen budaya baru dari kebudayaan lain

43.Ada beberapa pertimbangan tentang perlunya diselenggarakan kebijakan otonomi daerah menurut Undang-Undang No 22 Tahun 1999, yaitu tentang ....
A. untuk memberikan kekuasaan kepada daerah untuk menyelenggarakan otonomi
B. bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
C. agar penyelenggaraan pemerintah dapat dilaksanakan lebih demokratis
D. agar penyelenggaraan otonomi daerah dipandang perlu untuk lebih menekankan pada prinsip-prinsip demokrasi, dan peran serta masyarakat
A. salah, sebab memberikan keleluasaan kepada daerah merupakan dasar pemikiran lahirnya UU Nomor 22 Tahun 1999
B. salah, sebab tujuan di atas merupakan pendapat yang dikemukakan oleh Indra Djati Sidi
C. salah, sebab tujuan di atas merupakan tujuan penyerahan wewenang beberapa urusan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah
D. benar, sebab tujuan di atas merupakan pertimbangan tentang perlunya diselenggarakan otonomi daerah

44.Sistem ini merupakan suatu pendekatan tentang cara berfikir mengenai fenomena secara keseluruhan yang meliputi bagian-bagiannya, komponennya, sub sistemnya dan titik beratnya pada interaksinya. Definisi di atas merupakan uraian dari ....
A. problem solving
B. filsafat sistem
C. analisis sistem
D. manajemen sistem
A. salah, sebab problem solving merupakan suatu teknik pemecahan masalah
B. benar, sebab filsafat sistem merupakan suatu pendekatan tentang cara berfikir mengenai fenomena secara keseluruhan
C. salah, sebab analisis sistem merupakan suatu metode atau teknik dalam memecahkan masalah
D. salah, sebab manajemen sistem merupakan aplikasi teori sistem dalam rangka mengelola sistem organisasi

45.Menurut pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, jenis pendidikan ini merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu yang setara dengan program sarjana. Jenis pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan ....
A. umum
B. khusus
C. akademik
D. vokasi
A. salah, sebab pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan
B. salah, sebab pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk mereka yang berkelainan
C. salah, sebab pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pasca sarjana
D. benar, sebab pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang disiapkan untuk anak didik untuk memiliki pekerjaan

46.Pilihlah bentuk perubahan yang terjadi sebagai akibat dari adanya inovasi/pembaharuan di bawah ini ....
A. terjadinya perubahan fisik pada anak sesuai dengan pertumbuhan usianya
B. akibat dipupuk dan disiram setiap hari, tanaman bunga menjadi subur dan besar
C. ditemukannya teknik membaca Alqur'an secara cepat melalui metode iqro
D. akibat hujan turun dengan derasnya, Jakarta menjadi banjir dan terjadi kemacetan disemua jalan
A. salah, sebab perubahan fisik terjadi karena proses alami
B. salah, sebab pertumbuhan bunga yang subur dan besar, juga bersifat alami
C. benar, sebab ditemukannya metode iqro akibat dari penelitian yang dilakukan dengan waktu yang panjang dan secara terus menerus
D. salah, sebab hujan dan banjir terjadi secara alami

47.Salah satu faktor yang mempengaruhi difusi inovasi adalah komunikasi. Ada dua bentuk komunikasi yang sangat mempengaruhi proses difusi inovasi yaitu komunikasi konvergen dan komunikasi linear. Ciri utama dari komunikasi konvergen adalah ....
A. dilakukan oleh dua individu/kelompok yang memiliki kesamaan satu sama lain
B. saling mempengaruhi dan menyampaikan informasi sehingga diperoleh saling pengertian
C. dimana partisipan berbagi informasi untuk mencapai pengertian satu sama lain
D.adanya informasi, ketidakmenentuan, adanya saling pemahaman, adanya saling persetujuan, kegiatan bersama, dan hubungan jaringan
A. salah, sebab penjelasan di atas merupakan definisi dari komunikasi homofil
B. salah, sebab penjelasan di atas merupakan penjelasan dari ragam komunikasi
C. salah, sebab penjelasan di atas merupakan definisi dari komunikasi
D. benar, sebab ciri-ciri utama komunikasi konvergen adalah seperti tersebut di atas

48.Sistem sosial yang melaksanakan kegiatan inovasi pendidikan meliputi: ukuran dan kewilayahan, kegiatan pemeliharaan terbatas, fasilitas fisik, penggunaan waktu, tujuan yang ingin dicapai, prosedur yang digunakan, dan seterusnya. Dari sistem sosial di atas, pilihlah jawaban yang paling sesuai dengan definisi berikut "suatu sistem sosial yang secara nyata membatasi dari pelaksanaan suatu perubahan pendidikan"
A. ukuran dan kewilayahan
B. kegiatan pemeliharaan terbatas
C. fasilitas fisik
D. prosedur yang digunakan
A. salah, sebab difinisi ukuran dan kewilayahan mempersyaratkan kelompok orang atau geografis untuk melaksanakan inovasi
B. benar, sebab pernyataan di atas merupakan definisi dari kegiatan pemeliharaan terbatas
C. salah, sebab fasilitas fisik adalah sistem sosial yang mengaitkan berbagai fasilitas dan teknologi
D. salah, sebab prosedur yang digunakan merupakan sistem sosial yang mengaitkan berbagai prosedur dan teknologi

49.a. Sebagian kecil masyarakat Indonesia masih ada yang berpikir bahwa pendidikan bagi anak perempuan tidak perlu tinggi-tinggi, bagi mereka jika sudah menikah pada akhirnya akan ke dapur juga. Anggapan mereka bagi wanita cukup bisa membaca dan menulis saja
b. Di daerah tertentu, jika musim panen tiba, sekolah menjadi sepi karena ditinggalkan oleh murid-muridnya. Pada saat seperti ini anak-anak dilarang oleh orang tuanya untuk bersekolah karena waktu mereka akan diisi dengan kegiatan memanen padi di sawah, sehingga mereka tidak punya waktu untuk belajar.
Kedua contoh di atas merupakan hambatan dalam adopsi inovasi dalam bidang ....
A. mental block barries
B. culture block
C. sosial block
D. fisical block
A. salah, sebab mental block barries merupakan hambatan yang lebih disebabkan oleh sikap mental
B. salah, sebab contoh di atas bukan merupakan bentuk dari culture block
C. benar, sebab sosial block merupakan hambatan sebagai akibat dari faktor sosial dan pranata masyarakat sekitar
D. salah, sebab fisical block lebih cenderung kepada hambatan yang diakibatkan oleh fisik yang kurang sempurna, walau demikian ketidaksempurnaan fisik belum tentu menghambat adopsi inovasi

50.Pada dasarnya upaya pembaharuan pendidikan tertuju pada peningkatan mutu proses dan produk sistem pendidikan nasional. Proses dan produk tersebut terutama tertuju/tersangkut dalam bidang ....
A. peningkatan pemerataan kesempatan belajar
B. pembebasan biaya pendidikan pada pendidikan dasar
C. cara mengatasi kendala terhadap pelaksanaan inovasi pendidikan
D. pendemokrasian pendidikan di Indonesia
A. benar, sebab dasar dari upaya pembaharuan pendidikan tertuju pada peningkatan pemerataan kesempatan belajar
B. salah, sebab dasar dilaksanakannya inovasi pendidikan bukan untuk pembebasan biaya pendidikan khususnya pada pendidikan dasar
C. salah, sebab cara mengatasi kendala terhadap pelaksanaan inovasi pendidikan bukan dasar dari pada inovasi pendidikan

D. salah, sebab sejak berkembanganya Islam di Indonesia, demokrasi pendidikan sudah dilaksanakan

Bab I - Metode Penelitian (IDIK 4007)/UT semester VI

Mata Kuliah                : Metode Penelitian (IDIK 4007)
Tutor                           : Bpk. Ibnu Harris, S. Kom

Nama Mahasiswa       : Yenny Lies
NIM                             : 819 975 249
Semester/kelas           : 6 (enam) / C
Registrasi                    : 2012.2

Judul                            : Pengaruh Kata-kata Positif terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik

BAB  I   PENDAHULUAN
            I.1. Latar Belakang Penelitian
         Peserta didik, khususnya pada tingkat dasar, adalah anak-anak yang pada hakikatnya merupakan sosok manusia “belum selesai” yang senantiasa berkembang dan menyerap informasi serta ilmu pengetahuan dari lingkungan sekelilingnya. Orang tua, kerabat, guru-guru , teman-teman, dan  sumber-sumber lain seperti televisi, internet, radio,  maupun media komunikasi lainnya, banyak berperan dalam mempengaruhi pembentukan mental dan perilaku anak. Salah satunya adalah penggunaan kata-kata yang ditujukan atau dapat didengar baik sengaja maupun tidak sengaja oleh anak. Kata-kata yang akan direkam, ditiru,  dan digunakan ulang, yang kemudian terserap ke dalam alam bawah sadar si anak dan menjadi “koleksi” perbendaharaan kosakatanya hingga pada gilirannya akan menjadi akar yang mempengaruhi sikap/perilaku dan membentuk sifat anak bersangkutan.


         Dewasa ini, seperti kita saksikan di sekitar kita beredar begitu banyak penggunaan kata-kata berkonotasi negatif. Anak-anak dengan mudahnya mengingat untuk kemudian terpengaruh dan meniru  kata-kata bernada kasar dan ucapan yang mencemooh tersebut. Kebiasaan yang lambat laun akan tertanam menjadi sebuah karakter, yaitu sikap berkata kasar dan mencemooh pada orang-orang di sekitarnya.

         Apabila kata-kata kasar dan negatif dapat mempengaruhi sikap dan perilaku seorang anak, demikian pula halnya dengan kata-kata baik dan positif akan dapat merubah pribadi seseorang. Jika kita membiasakan diri berkata-kata baik dan positif kepada anak-anak, kita pasti mampu mempengaruhi ke-positif-an tersebut terhadap sikap dan perilaku baik mereka. Atas pertimbangan inilah, penulis memilih judul Pengaruh Kata-kata Positif terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik.

            I.2. Perumusan Masalah
         Penggunaan kata-kata dan/atau kalimat-kalimat yang positif, seperti: bagus, pintar, baik sekali, rajin, dan sebagainya, tampak sebagai suatu hal yang sangat sederhana dan sepele. Namun pada kenyataannya banyak menemui kendala ketika akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa masalah yang timbul yang dapat diamati oleh penulis adalah sebagai berikut:
1.    Pengaruh kuat acara-acara di media massa khususnya televisi dan perangkat visual lainnya (film VCD, DVD, dll) dalam “memperkaya” kosakata anak, khususnya ujaran-ujaran bernada negatif dari pemeran ataupun pengisi acara. Bagaimana cara efektif meminimalisir pengaruh negatif dari media massa visual seperti TV dan film?
2.    Pemilihan kata oleh orangtua, guru, atau orang dewasa lainnya ketika menegur atau menasehati anak, seperti: “Jangan nakal!”, “Jangan bandel!”, “Jangan berisik!”, “Jangan lupa lagi!”; yang sesungguhnya mempengaruhi pola pikir anak secara negative (yang diingat adalah kata-kata negatifnya: nakal, bandel, berisik, dan lupa!). Apa yang sebaiknya diucapkan saat menegur atau menasehati anak agar memberikan pengaruh yang positif?
3.    Pemahaman masyarakat yang masih rendah tentang pentingnya pengaruh kata-kata positif terhadap perkembangan karakter anak-anak. Bagaimana cara meningkatkan pemahaman orang dewasa tentang pentingnya penggunaan kata-kata positif di sekitar anak-anak?
4.    Persepsi umum yang telah “diwariskan” secara turun-temurun terhadap sesuatu, misalnya: “Pelajaran matematika memang susah”, “Nilai jelek untuk mata pelajaran bahasa Inggris sudah biasa”, “Anak laki-laki kalau bandel memang wajar”, dll. Bagaimana merubah persepsi dengan menggunakan kata-kata yang lebih positif agar memberikan hasil yang positif pula?
5.    Pelabelan, khususnya dari orangtua, para guru, atau orang yang dihormati lainnya terhadap anak/individu tertentu, misalnya, “Kamu memang nakal sekali ya!”, “Anak ini gak pernah bisa diam!”, “Anak saya memang lemah dalam mata pelajaran Fisika”, “Masa mengerjakan soal yang mudah seperti ini saja kamu tidak bisa?”, “Ah, anak saya memang bodoh dari sananya”, “Kamu pasti dapat nilai jelek kalau ulangan matematika”, dll. Apa kiat-kiat mencegah pelabelan demi perkembangan karakter anak yang positif?

Dari beberapa temuan masalah di atas, penulis akan memfokuskan pada dua masalah yang penulis anggap paling krusial untuk dilaksanakan, yaitu:
1.    Apa yang sebaiknya diucapkan saat menegur atau menasehati anak agar memberikan pengaruh yang positif?
2.    Apa kiat-kiat mencegah pelabelan demi perkembangan karakter anak yang positif?




            I.3. Tujuan Penelitian
         Penulis mengadakan penelitian tentang pengaruh kata-kata positif dalam meningkatkan perilaku baik anak dengan tujuan untuk mengetahui:
1.      Kata-kata positif yang sebaiknya diucapkan saat menegur atau menasehati anak dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap perkembangan karakter anak tersebut
2.      Kiat-kiat yang efektif untuk mencegah pelabelan demi perkembangan karakter anak yang positif

            I.4. Manfaat  Penelitian
         Penulis berharap dengan adanya penilitan tentang pengaruh kata-kata positif dalam meningkatkan perilaku baik anak yang penulis lakukan ini dapat memberikan manfaat kepada berbagai pihak, khususnya yang berhubungan langsung dengan anak-anak, yaitu orangtua dan rekan-rekan guru, agar hasil penelitian dapat diketahui dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan dan pengembangan sikap dan perilaku positif anak atau peserta didik yang positif dan menumbuhkan karakter positif dalam diri anak atau peserta didik tersebut.