Welcome Note

Dear Visitors,
Welcome to this blog. You may or may not find what you are looking for here. In anycase, feel free to look around and browse the content. This is basically a space for me to share what little that I know from my experience and from 'peeping' into others' blogs. Oh, the wonder of internet! I do hope you can get some 'things' from this blog. Enjoy and have a great life!

Sabtu, 29 November 2014

Latihan mandiri/UT: METODOLOGI PENELITIAN

Metode Penelitian (ESPA4315)
1. Abstaksi dari suatu kejadian dan gejala yang harus diketahui oleh seseorang yang melakukan penelitian disebut....
A. Fakta
B. Konsep
C. Fenomena
D. Variabel
A - Fakta didefinisikan sebagai abstraksi dari kejadian dan gejala, sedangkan Konsep merupakan kumpulan dari fakta, sehingga jawaban yang tepat adalah A.

2. Sesuatu dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan jika untuk memperolehnya menggunakan ....
A. Penemuan kebetulan
B. Mengumpulkan fakta
C. Metode Ilmiah
D. Cara non ilmiah
C - Ilmu pengetahuan atau sains (science) adalah pengetahuan yang diperoleh dengan cara tertentu, yaitu cara (metode) ilmiah. Jadi dalam hal ini, kata kunci yang amat penting adalah cara atau metode. Jika ada suatu pengetahuan yang di dapat dari cara-cara non ilmiah maka pengetahuan ini belum layak disebut sebagai ilmu pengetahuan. Misalnya seseorang menemukan pengetahuan bahwa “mengapa semua benda jatuh mesti ke bawah (bumi), itu tidak lain karena adanya gravitasi bumi”. Ini adalah pengetahuan. Tetapi jika pengetahuan ini didapat dari cara selain metode ilmiah, misalnya dengan bertapa untuk mendapatkan wangsit maka pengetahuan ini bukan ilmu pengetahuan.

3. Fakta gejala alam dapat dikategorikan sebagai suatu ilmu pengetahuan jika dapat diatur dalam tatanan yang .....
A. Sudah disepakati bersama
B. Logis dan sistematik
C. Dihasilkan oleh ilmuwan
D. Sesuai pernyataan ilmuwan
B- Selain sebagai suatu produk atau hasil dari suatu pencarian, ilmu pengetahuan juga bisa dilihat sebagai sistem. Sebagai sistem, ilmu pengetahuan melibatkan berbagai abstraksi dan kejadian dan gejala alam semesta dan diatur dalam tatanan yang logis dan sistematik. Jadi kumpulan fakta atau konsep saja belum dapat disebut sebagai ilmu pengetahuan. Ilmu menuntut fakta dan konsep-konsep itu diatur dalam tatanan yang sistematik.

4. Suatu ilmu pengetahuan yang sudah lama tidak digunakan lagi oleh para ilmuwan namun oleh pihak yang lain masih direkomendasikan untuk digunakan disebut....
A. Anakronistis
B. Analronisains
C. Mitosintis
D. Pseudosains
D - Ada beberapa ciri yang bisa menunjukkan bahwa sesuatu itu termasuk pseudosains dan bukan sain, atau seseorang itu pseudosaintis dan bukan saintis. Yang pertama, dalam pseudosains kita sering digiring untuk berfikir secara anakronistis, yaitu kita digiring untuk mempercayai bahwa apa yang sudah lama ditinggalkan oleh para saintis tulen pada dasarnya masih berlaku atau benar. Kedua, pseudosaintis biasanya cenderung mencari-cari misteri dalam hidup ini. Ketiga, preudosains juga akrab dengan berbagai mitos, keempat, pseudosains selalu melecehkan bukti-bukti ilmiah, kelima, pseudosaintis suka mencari-cari persamaan antara apa yang dikaji dalam sains tulen dengan hal-hal yang sebenarnya tidak bisa disebut sebagai objek kajian ilmiah, keenam, dalam pseudosains juga bisa kita temui dalam usaha untuk mempertahankan kebenearana dengan dalih-dalih apologis penuh bunga-bunga kata.

5. Salah satu perbedaan yang jelas pada metode non ilmiah dibandingkan dengan metode ilmiah adalah .....
A. Data yang digunakan relatif besar
B. Tidak ada data yang mendukung
C. Data yang digunakan bersifat kualitatif
D. Harus melakukan analisis data
B - Terkait dengan penggunaan data, perbedaan antara metode ilmiah dengan metode non ilmiah terdapat pada ada tidaknya data yang mendukung keabsahan jawaban yang kita berikan. Dalam metode nonilmiah kita tidak perlu mengumpulkan data yang mendukung jawaban kita. Kalaupun ada “data” maka “data” ini pun hanya merupakan perkiraan intuitif, atau hasil dari observasi yang dilakukan secara sepintas lalu. Dengan metode ilmiah, jawaban apapun yang kita berikan harus didukung dengan data yang valid dan dapat dipercaya. Dalam hal ini, jawaban kita tidak akan diterima sebelum kita mampu menunjukkan data-data (kuantitatif atau kualitatif) yang mendukung jawaban tersebut. Dengan demikian, metode ilmiah mengandung sifat empirik yang sangat tegas.

6. Salah satu fungsi dari etika penelitian adalah ....
A. Melindungi peneliti dari tuntutan kesalahan
B. Untuk mensejahterakan umat manusia
C. Menjunjung tinggi perilaku peneliti
D. Memberikan perlindungan pada objek
D - Terdapat 2 fungsi umum etika penelitian. Fungsi yang pertama adalah untuk memberikan perlindungan kepada anggota masyarakat yang menjadi objek penelitian. Fungsi yang kedua adalah untuk memberikan petunjuk bagi para peneliti dalam melaksanakan tanggung jawabnya, yaitu dalam menentukan hal yang diteliti beserta tujuannya, merancang penelitian, melaksanakan penelitian (pengumpulan data dan analisis data), dan melaporkan hasil penelitian. Dari fungsi perama terlihat bahwa fungsi etika penelitian adalah untuk memberikan perlindungan kepada objek.

7. Dalam menentukan tujuan penelitian ada kemungkinan akan dipengaruhi oleh suatu pihak sebab....
A. Mereka sebagai pemberi ijin melakukan penelitian
B. Harus percaya dengan pendapat ilmuwan
C. Penyandang dana mempunyai suatu kepentingan
D. Pengumpul data lebih tahu masalah penelitian
C - Sekalipun tujuan awal penelitian adalah untuk pengembangan ilmu, namun kenyataan tidak semua penelitian dilaksanakan dengan tujuan semata-mata murni hanya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Terkait dengan hal ini, ada kemungkinan penelitian akan dipengaruhi oleh suatu pihak yaitu pihak penyandang dana. Hal ini disebabkan karena ada biaya penelitian yang harus dikeluarkan. Institusi yang menanggung biaya penelitian mempunyai kepentingan tertentu dengan pelaksanaan penelitian yang dibiayainya.

8. Dari segi etika yang bertanggungjawab untuk menguji kelayakan penelitian adalah ...
A. Peneliti sendiri                             B. Penyandang dana
C. Pengumpul data                          D. Pengolah data
A - Dilihat dari segi etika, di dalam penelitian, peneliti sendiri-lah yang bertanggungjawab untuk menguji kelayakan penelitian. Di sini, peneliti bertanggungjawab untuk merencanakan penelitian yaitu sampai dimanakah nilai-nilai ilmiah dapat dipadukan dengan nilai kemanusiaan. Di sini, kewajiban peneliti adalah menjaga hak partisipan. Oleh karena itu, peneliti perlu mencari petunjuk-petunjuk etika dan hukum.

9. Menurut etika, pelaporan hasil penelitian ...
A. Harus mendukung teori yang digunakan
B. Sesuai dengan temuan di lapangan
C. Tidak boleh bertentangan dengan teori
D. Dapat dirubah berdasarkan kondisi
B - Hasil penelitian harus dilaporkan sebagaimana adanya, entah itu mendukung atau menyanggah teori yang mendasari penelitian. Pada prinsipnya, teori berkembang atas dasar hasil penelitian. Batas-batas berlakunya suatu teori justru diuji dalam penelitian-penelitian.

10. Dalam survei tentang opini umum, interpretasi yang dibuat ...
A. Dapat tidak sama dengan data
B. Berdasarkan kemauan peneliti
C. Disesuaikan dengan keinginan pengguna
D. Harus konsisten dengan data yang ada
D - Berdasarkan etika, Interpretasi terhadap opini umum harus dibuat secara konsisten dengan data yang ada, artinya bahwa interpretasi tersebut tidak boleh melebihi dari apa yang dapat didukung oleh data yang ada.

11. Dokumen perencanaan sebuah penelitian yang akan dilaksanakan disebut
A. Hasil Penelitian
B. Laporan Penelitian
C. Proposal penelitian
D. Format penelitian
C - Proposal penelitian atau yang sering dikenal dengan istilah “usulan penelitian” merupakan dokumen perencanaan sebuah penelitian yang akan dilaksanakan.

12. Untuk menuangkan ide penelitiannya, langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang peneliti adalah ...
A. Membuat proposal
B. Menentukan metode
C. Menentukan variabel
D. Mencari data
A - Penyusunan proposal penelitian merupakan langkah pertama yang perlu ditempuh oleh seorang peneliti untuk secara sistematis mendeskripsikan ide penelitiannya, tujuan penelitian, rencana metode penelitian, analisis yang digunakan, serta manfaat penelitian.

13. Penggambaran tentang nilai penting dari suatu penelitian yang akan dilakukan tertuang pada….
A. Laporan
B. Metoda
C. Sistematika
D. Masalah
D - Hal pertama yang harus dinyatakan dalam proposal penelitian adalah pernyataan tentang masalah penelitian yang memberikan gambaran lengkap tentang pentingnya masalah tersebut, hubungan antara masalah tersebut dengan penelitian-penelitian sebelumnya dan asumsi dasar dari penelitian yang akan dilakukan. Jadi bagian ini menggambarkan nilai atau pentingnya penelitian yang direncanakan.

14. Fungsi proposal yang diberikan kepada pemberi dana dapat dikatakan sebagai ....
A. Komunikator
B. Kontrak
C. Perencanaan
D. Kajian Pustaka
B - Proposal yang lengkap dan sudah disetujui atau diterima oleh pihak pemberi dana merupakan suatu kontrak tertulis antara peneliti dan pemberi dana. Sekali kontrak sudah disetujui kedua belah pihak maka perubahan yang dapat ditoleransi hanya perubahan kecil saja yang bersifat mendesak dan dilandasi alasan yang tepat.

15. Agar lembaga pemberi dana dapat memperoleh informasi dan dapat memahami rencana penelitian yang diajukan, komponen yang harus diperhatikan adalah ...
A. Perumusan masalah
B. Besarnya biaya
C. Format penelitian
D. Urutan Prioritas
C - Proposal penelitian yang baik adalah proposal yang mengintegrasikan ketiga komponen yaitu penyajian yang sistematis (sistematic presentation), masalah penelitian (content, subject matter area), dan kompetensi peneliti (competence). Namun untuk memperoleh dukungan dana dari pemberi dana maka ada satu kompenen lagi yuang perlu dipenuhi yaitu format proposal penelitian. Dengan menginformasikan format penelitian ini, lembaga pemberi dana menginformasikan tentang cara atau sistematika mereka untuk membaca dan memahami rencana penelitian yang diajukan. Format penelitian perlu dipenuhi lerlebih dahulu oleh setiap peneliti, sebelum suatu proposal penelitian dapat dipertimbangkan untuk memperoleh dukungan dana dari suatu lembaga.

16. Prinsip utama penulisan ide penelitian dalam proposal adalah ....
A. Jelas dan sederhana
B. Lengkap dan luas
C. Dapat dikembangkan
D. Tidak terbatas
A - Jika ingin menyampaikan ide penelitian yang cukup rumit kepada pembaca, maka kesederhanaan dan kejelasan merupakan prinsip utama yang harus digunakan untuk menuliskan ide tersebut dalam proposal penelitian.

17. Agar sampel yang digunakan dapat menerangkan kondisi populasi secara luas maka diperlukan ....
A. Variabel yang banyak
B. Daya rampat yang tinggi
C. Validasi yang tinggi
D. Kontribusi variabel
B - Jika hasil penelitian kita mempunyai daya rampat yang tinggi, maka berarti hasil penelitian kita dapat diterapkan pada populasi yang lebih luas dari sampel yang kita gunakan.


18. Keterkaitan antara masalah penelitian dengan teori bidang ilmu tercermin dalam .....
A. Laporan penelitian
B. Sistematika pelaporan
C. Analisis Data
D. Tinjauan Pustaka
D - Proposal yang baik mampu menunjukkan hubungan yang kuat dengan teori-teori bidang ilmu dan penelitian-penelitian yang lalu. Dengan demikian, sebuah proposal penelitian dapat berfungsi sebagai jembatan antara teori-teori dan penelitian yang lalu dengan pengembangan ilmu secara empirik selanjutnya. Keterkaitan antara masalah penelitian dengan teori bidang ilmu tersebut tercermin dalam tinjauan pustaka, yang meliputi tiga kerangka pertanyaan, yaitu:
1) Apa yang sudah diketahui atau dilakukan berkenaan dengan masalah penelitian yang dipilih?
2) Bagaimana masalah penelitian yang dipilih berhubungan dengan hal-hal yang sudah diketahui?
3) Mengapa metode penelitian tertentu dipilih untuk meneliti dari berbagai alternatif metode yang pernah digunakan?

19. Agar kualitas data yang diperoleh di lapangan dapat dikatakan baik maka yang harus diperhatikan adalah ....
A. Jumlah variabel
B. Kualitas responden
C. Prosedur pelaksanaan
D. Perumusan masalah
C - Setiap proposal penelitian perlu menjelaskan rencana yang sistematis tentang cara/prosedur pelaksanaan penelitian. Metode yang dipilih menentukan kualitas perolehan data dari lapangan. Oleh sebab itu, bagian prosedur operasional, termasuk penjelasan tentang metode dari sebuah proposal merupakan bagian yang harus diperhatikan.

20. Dalam penentuan masalah penelitian harus didasarkan pada....
A. Fenomena yang akan diteliti
B. Kepentingan pemberi dana
C. Teori yang mendukung
D. Variabel yang tersedia
A - Masalah penelitian berhubungan dengan suatu fenomena atau gejala yang akan diteliti (Sofian Effendi, 1989)

21. Teori yang menerangkan hubungan antar beberapa konsep yang melandasi masalah penelitian disajikan pada ...
A. Tinjauan Pustaka
B. Hipotesis
C. Proposal
D. Sistematika
A - Tinjauan Pustaka merupakan bagian yang sangat penting dari sebuah proposal atau laporan penelitian, karena pada bagian ini diungkapkan pemikiran atau teori-teori yang melandasi dilakukannya penelitian. Teori yang disajikan di sini menerangkan hubungan antar beberapa konsep yang digunakan untuk menjelaskan masalah penelitian.

22. Salah satu tujuan dari perlunya dilakukan kegiatan tinjauan pustaka adalah untuk ....
A. Memperluas ruang lingkup                    B. Perumusan keputusan
C. Menemukan variabel penting                               D. Mencari hubungan penting
C - Secara umum, tinjauan pustaka bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan wawasan yang menyeluruh tentang penelitian-penelitian yang pernah dilakukan dalam suatu topik. Sedangkan tujuan khususnya adalah meliputi hal-hal berikut ini:
1. Membatasi masalah dan ruang lingkup penelitian (pernyataan A salah)
2. Menemukan variabel-variabel penelitian yang penting dan menentukan hubungan antar variabel penelitian (pernyataan C benar).
3. Mengetahui apa yang pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya dan menentukan apa yang perlu diteliti sekarang.
4. Menghindari pendekatan yang steril (tidak menghasilkan temuan yang berarti)
5. Merangkum pengetahuan yang berkaitan engan topik penelitian
6. Menemukan penjelasan yang dapat membantu dalam menafsirkan data penelitian

23. Buku acuan merupakan sumber pustaka yang akan memberikan....
A. Informasi tidak langsung
B. Informasi secara langsung
C. Petunjuk keberadaan sumber
D. Abstrak suatu sumber
C - Buku acuan (general references) terdiri dari 2 macam yaitu:
1) Buku acuan yang memberikan informasi langsung. Jenis buku acuan ini meliputi kamus, ensiklopedi, direktori, almanak, biografi, atlas, dan buku statistik. Jenis acuan ini diperlukan, misalnya untuk mengetahui arti suatu kata (dengan melihat kamus), untuk mencari penjelasan mengenai sesuatu topik (dengan menggunakan ensiklopedi), dengan mengutip laporan statistik mengenai sesuatu hal (dengan mengacu pada buku statistik), dan seterusnya.
2) Buku acuan yang memberikan petunjuk mengenai sumber informasi. Jenis buku acuan inilah yang umum digunakan dalam kegiatan mencari sumber pustaka untuk keperluan penelitian. Jenis buku acuan ini meliputi bibliografi (bibliography), buku index (Index), dan buku abstrak (abstracts)

Berdasarkan penjelasan tersebut di atas, terlihat bahwa penjelasan kedua lebih sesuai dengan pernyataan mengenai buku acuan sebagai sumber pustaka yang memberikan petunjuk keberadaan sumber (pernyataan C benar).

24. Informasi langsung yang diperoleh dari hasil penelitian seseorang disebut...
A. Sumber informasi
B. Data Sekunder
C. Data Primer
D. Sumber Pustaka Primer
D - Yang dimaksud dengan sumber pustaka primer adalah pustaka yang merupakan penjelasan langsung dari seorang peneliti mengenai kegiatan penelitian yang telah dilakukannya. Sumber pustaka primer biasanya berupa artikel atau laporan penelitian yang ditulis langsung oleh peneliti yang bersangkutan, dan biasanya dimuat dalam sebuah jurnal ilmiah.

25. Informasi dari sumber pustaka yang merupakan hasil penafsiran dari seorang penulis disebut...
A. Jurnal berkala
B. Sumber pustaka sekunder
C. Laporan lepas
D. Warta penelitian
B- Sumber pustaka sekunder adalah setiap publikasi yang disusun oleh seorang penulis yang bukan pengamat langsung atau partisipan dalam kegiatan yang digambarkan dalam pustaka tersebut. Dalam hal ini pengarang baahan pustaka tersebut hanya menyunting kembali tulisan-tulisan orang lain mengenai suatu topik menjadi sebuah buku teks. Sumber pustaka sekunder juga dapat berupa artikel atau buku yang merupakan penafsiran seorang penulis mengenai suatu topik, berdasarkan hasil pengkajian terhadap berbagai artikel, buku, maupun laporan penelitian.

26. Agar dapat memilih sumber pustaka yang tepat, maka sebaiknya merumuskan terlebih dahulu....
A. Masalah penelitian
B. Topik penelitian
C. Gambaran topik
D. Metode penelitian
A - Agar dapat memperoleh sumber pustaka yang berhubungan dengan masalah penelitian dengan cepat, ada beberapa langkah yang harus ditempuh yaitu:
1. Menentukan masalah penelitian setepat mungkin;
2. Mencari dan mempelajari sumberpustaka sekunder;
3. Memilih buku acuan yang tepat;
4. Menentukan kata-kata kunci yang relevan;
5. Mencari sumber pustaka primer yang relevan;
6. Mendapatkan sumber pustaka yang tidak tersedia di perpustakaan universitas anda;

27. Fasilitas telnet digunakan dalam mencari informasi di internet yaitu untuk...
A. Berkomunikasi dengan pustakawan
B. Mengirim file hasil percobaan
C. Menyalin suatu artikel tertentu
D. Mendapatkan file tertentu yang berhubungan dengan masalah penelitiannya
D - Beberapa piranti (tools) yang dapat digunakan untuk mengambil informasi yang terdapat di internet, antara lain adalah: telnet, FTP dan browser. Telnet adalah fasilitas dalam internet yang memungkinkan Anda untuk melakukan login sebagai user jarak jauh untuk mengakses suatu alamat komputer atau server tertentu.

28. Agar penelaahan sumber pustaka dapat tepat dan sesuai dengan masalah penelitian maka harus ....
A. Membaca sebanyak mungkin sumber pustaka
B. Memilih teori penelitian yang ada pustakanya
C. Dipilih sumber pustaka yang relevan
D. Dibaca semua artikel penelitian yang ada
C - Agar penelaahan sumber pustaka dapat tepat dan sesuai dengan masalah penelitian maka harus dipilih sumber pusataka yang relevan. Sumber pustaka yang kurang relevan justru akan mengacaukan keruntutan dasar teori penelitian yang disusun. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk selalu mengkaitkan relevansi artikel yang ditemukan dengan masalah penelitian Anda.

29. Kegunaan dari penyusunan kerangka teori penelitian adalah untuk...
A. Memperjelas dasar pemikiran
B. Menentukan variabel penelitian
C. Menentukan sub-sub dari penelitian
D. Memperjelas penggunaan sumber pustaka
A -Kerangka teori penelitian merupakan penjelasan mengenai pemikiran-pemikiran atau teori-teori yang mendasari dilakukannya penelitian. Bab ini perlu disusun dalam struktur yang jelas dan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Kerangka teori penelitian antara lain menggambarkan hubungan antar variabel yang diteliti dengan menyajikan temuan-temuan yang diperoleh dari hasil kajian atau penelaahan pustaka.

30. Untuk mempermudah penyajian hasil tinjauan pustaka maka sebaiknya terlebih dahulu membuat...
A. Telaah pustaka
B. Garis besar (outline)
C. Pengujian hipotesis
D. Evaluasi artikel
A - Untuk mempermudah penyajian hasil tinjauan pustaka maka sebaiknya terlebih dahulu membuat telaah pustaka, sehingga penyajiannya terorganisir, antara bagian satu dan bagian lain yang dibahas tidak kehilangan struktur, kesatuan, dan keterkaitan 

31. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian harus memperhatikan ....
A. Ketersediaan biaya penelitian
B. Jenis penelitian yang akan dilakukan
C. Cara untuk mendapatkan informasi
D. Kesesuaian pendekatan yang dipilih
C - Pendekatan mana yang kita pilih tergantung pada jenis informasi yang diperlukan. Sedangkan metode yang kita pakai tergantung pada cara-cara yang kita pilih untuk mengumpulkan informasi tersebut.

32. Agar suatu penelitian mengenai keberadaan binatang badak di Indonesia tidak bias maka pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan ....
A. Sensus
B. Survei
C. Sampel
D. Kajian
A - Pendekatan sensus memungkinkan bebas dari bias karena pada pendekatan ini mengikutsertakan semua objek dalam populasi itu, sehingga hampir tidak ada penyimpangan dari karakteristik populasi.

33. Suatu kajian studi yang mengamati perubahan dari waktu ke waktu suatu kelompok kecil dikenal dengan....
A. Studi kelompok kecil
B. Eksperimen kecil
C. Subyek penelitian
D. Studi kasus
D - Studi kasus adalah satu bentuk pendekatan khusus dari studi kelompok kecil. Studi kasus memusatkan kajiannya pada perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu; peneliti seolah-oleh bertindak selaku saksi hidup dari perubahan itu. Ia mengamati, melakukan wawancara, dan mencatat secara rinci dan seksama keseluruhan proses perubahan; sebelum, selama, dan sesudahnya

34. Hasil survei suatu peristiwa yang tidak dapat digunakan untuk memotret peristiwa yang sama untuk waktu yang akan datang adalah kelemahan dari ...
A. Survei sekali waktu                                    B. Survei beberapa waktu
C. Penelitian berkala                                       D. Survei eksperimental
A- Survei sekali waktu dimaksudkan untuk memaparkan perilaku pada satu titik waktu tertentu. Kelemahan jenis survei ini adalah jika peneliti menggunakan potret saat itu untuk mencoba memahami peristiwa yang lalu atau untuk meramalkan peristiwa yang akan datang.

35. Dokumen yang berisi tentang pemaparan suatu rencana penelitian disebut....
A. Desain penelitian
B. Usulan penelitian
C. Kerangka penelitian
D. Acuan penelitian
A - Desain penelitian adalah sebuah rencana, sebuah garis besar tentang “bagaimana peneliti memahami” bentuk hubungan antara variabel yang ia teliti.

36. Pada dasarnya pendekatan penelitian digunakan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan, jika suatu penelitian dimaksudkan untuk menguji unsur yang satu dengan unsur yang mengontrolnya maka disebut pendekatan penelitian...
A. Eksploratoris
B. Deskriptif
C. Pengamatan
D. Eksperimental
D - Desain penelitian eksperimental dimaksudkan secara khusus untuk mengontrol hipotesis tandingan atau variabel ekstranus yaitu variabel yang bersaing dengan variabel independen yang sengaja kita rancang.

37. Dalam penelitian eksperimental, variabel yang dapat diubah perlakuannya disebut....
A. Non termanipulasi
B. Analisis Pasif
C. Termanipulasi
D. Variasi data
C - Variabel termanupulasi (manipulated variabel) adalah variabel yang dapat diubah perilakunya. Misalnya, seorang Pemilik Sekolah bersama seorang dosen merasa kurang bahagia ketika mengobservasi cara-cara mengajar di beberapa SD, kemudian sepakat memberikan latihan kepada guru-guru tersebut tentang strategi dan teknik mengajar yang mereka hipotesiskan efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indoneisa murid kelas 4 SD. Teknik mengajar yang mereka latihkan ini adalah variabel yang termanipulasikan (manipulated variable). Sementara umur, jenis kelamin, dan kemampuan intelegensia guru, tidak mungkin dimanipulasi disebut nonmanipulated variable.

38. Variabel yang diduga mempengaruhi perubahan variabel dependen namun tidak teridentifikasi disebut....
A. Ekstranus
B. Outcome
C. Independen
D. Regresor
A - Variabel ekstranus yaitu variabel yang bersaing dengan variabel independen yang sengaja kita rancang. Pada penelitian mengenai pengaruh program senam terbaru (variabel independen, perlakuan atau variabel intervensi) terhadap penurunan berat badan (variabel dependen atau variabel outcome). Dalam hal ini variabel independen (senam baru) dihipotesiskan mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen (jumlah berat yang harus hilang). Namun, bagaimana peneliti yakin bahwa setiap mg/ons kehilangan berat badan yang diamatinya betul-betul karena program senam itu; dan bukan karena sebab lainnya yang tidak ia identifikasi atau tetapkan sebagai variabel independen? Desain penelitian yang jelek tidak berdaya untuk mengeliminasi atau memperbaiki variabel ekstranus atau hipotesis tandingan yang mungkin saja mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen (kehilangan berat badan) di samping variabel independen yang telah ditetapkan sebelumnya.

39. Bahaya invaliditas terhadap desain pra-eksperimental yang disebabkan oleh berubahnya subyek yang diteliti disebut ...
A. Instrumentasi
B. Maturasi
C. Testing
D. Histori
B - Terdapat beberapa kemungkinan bahaya invaliditas terhadap desain pra eksperimental, salah satunya adalah maturasi, dimana selama masa eksperimen, perubahan pada diri subjek yang kita teliti sangat mungkin dapat terjadi. Misalnya mereka menjadi bosan, lelah, lapar, atau dengan masa eksperimen yang lama mereka akan bertambah usia. Nah, proses maturasi seperti ini akan pula menghasilkan pengaruh lain selain perlakuan.

40. Suatu desain penelitian yang dapat mengontrol pengukuran yang dilakukan dalam penelitian disebut disain eksperimental .....
A. Fisibel
B. Interaktif
C. Sejati
D. Kuasi
C - Dalam desain eksperimental sejati kita dapat melakukan hampir sepenuhnya kontrol ekperimental. Dengan desain praeksperimental, (hampir) sama sekali kita tidak berdaya melakukan kontrol eksperimental. Sementara dengan desain eksperimental kuasi (tidak sungguhan) kita dapat melakukan kontrol, tetapi terbatas.

41. Dalam melakukan penelitian tentang tingkat pendapatan per hari, diperlukan informasi dari seluruh penjual ikan di pasar kota, maka data yang digunakan adalah ....
A. Warga pasar
B. Responden
C. Sampel
D. Populasi
D - Populasi didefinisikan sebagai himpunan yang lengkap dari satuan-satuan atau individu-individu yang karakteristiknya ingin diketahui. Di sini karakteristik yang ingin diketahui adalah pendapatan perhari dari seluruh penjual ikan di pasar kota, sehingga data yang digunakan adalah data populasi dari penjual ikan di pasar kota tersebut.

42. Penghuni rumah susun Anggrek pada Bulan Maret 2004 yang digunakan untuk penelitian tingkat kesejahteraan masyarakat merupakan bentuk data....
A. Populasi terbatas
B. Sampel terbatas
C. Populasi tak terbatas
D. Informasi relevan
A - Suatu populasi dikatakan terbatas apabila jumlah anggota suatu populasi tersebut diketahui dengan pasti. Penghuni rumah susun Anggrek pada bulan Maret 2004 merupakan salah satu contoh populasi terbatas karena jumlahnya dapat diketahui dengan pasti.

43. Sebanyak 60 orang digunakan sebagai responden dari 300 orang yang ada, mempunyai arti kita menggunakan data ....
A. Sekunder
B. Unit Analisis
C. Sampel
D. Populasi
C - Sampel merupakan sebagian anggota populasi yang memberikan keterangan atau data yang diperlukan dalam suatu penelitian. Dari populasi sebanyak 300 orang diambil responden sebanyak 60 orang, ini berarti kita menggunakan data sampel.

44. Salah satu alasan digunakannya sampel dalam penelitian adalah ...
A. Responden yang digunakan bersifat heterogen
B. Objek penelitian bersifat homogen
C. Peneliti sangat memerlukan data primer
D. Sebab merupakan data yang valid
B - Penggunaan data sampel biasanya dengan alasan sebagai berikut:
1. Penelitian secara individual atau satu per satu terhadap seluruh anggota populasi tidak mungkin dilaksanakan.
2. Objek penelitian bersifat homogen
3. Dampak destruktif terhadap objek yang diteliti
4. Menghemat waktu, tenaga dan biaya.

45. Agar mutu suatu penelitian yang menggunakan sampel menjadi baik dan mempunyai makna yang luas, maka salah satu yang harus diperhatikan adalah ....
A. Teknik penarikannya
B. Jenis data primernya
C. Jenis populasinya
D. Heterogenitas objek
D - Suatu sampel dikatakan representatif apabila karakter anggota sampel yang kita pilih dapat mewakili karakter populasinya. Oleh karenanya sangat penting untuk mendefinisikan populasi secara jelas.

46. Jika kita mengambil sampel yang akan digunakan tanpa menggunakan syarat-syarat tertentu, maka disebut sampel acak ....
A. Klaster
B. Berlapis
C. Sederhana
D. Multivariat
C - Sampel acak sederhana adalah sampel yang diambil dari suatu populasi dengan cara tidak memilih-milih individu yang dijadikan anggota sampel atas dasar alasan tertentu atau alasan yang bersifat subjektif, seperti suka-tidak suka, mudah-sulit dijangkau, dan sebagainya. Jadi sampel acak sederhana diambil tanpa menggunakan syarat-syarat tertentu.

47. Seluruh petani di Desa Widasari dikelompokkan menurut kelompok umur tertentu, kemudian diambil beberapa kelompok untuk dijadikan sampel. Cara ini termasuk dalam teknik penarikan sampel acak ...
A. Sederhana                     B. Klaster                             C. Dua tahap                      D. Berlapis
B - Sampel Acak Klaster berarti penarikan dari populasi yang telah dikelompokkan terlebih dahulu.


48. Penentuan anggota sampel yang dipilih secara sistematis, didisain peneliti dengan cara ...
A. Diambil yang bernomor tertentu dikurangi 7
B. Berdasarkan intuisi ilmiah peneliti
C. Pengambilan secara acak dua tahap
D. Berdasarkan kemudahan peneliti mengakses
A - Dalam sampel sistematis, anggota sampel dipilih berdasarkan nomor tertentu dari populasi yang telah diberi nomor urut. Nomor tertentu di sini berarti nomor yang telah didesain atau ditetapkan secara sistematis oleh peneliti sehingga selisih atau perbedaan nomor antara setiap dua individu yang diambil selalu tetap, misalnya dengan cara diambil nomor tertentu kemudian dikurangi 7.

49. Dalam suatu penelitian sosial penentuan anggota sampel didasarkan pada keyakinan peneliti. Cara ini termasuk teknik penarikan sampel ...
A. Sistematis
B. Probabilitas
C. Berlapis
D. Purposif
D - Penarikan sampel dapat juga dilakukan atas dasar pengetahuan dan pertimbangan pribadi peneliti. Sampel purposif adalah sampel yang anggota sampelnya dipilih secara sengaja atas dasar pengetahuan dan keyakinan peneliti. Peneliti percaya bahwa anggota sampel yang dipilihnya memenuhi kualifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

50. Seorang peneliti memerlukan sampel dengan kategori 40 % mahasiswa merokok,
20 % mahasiswa tidak merokok, 10 % pengajar merokok, dan 10 % pengajar tidak merokok. Cara ini termasuk teknik penarikan sampel ….
A. Purposif                          B. Kategori                          C. Kuota                               D.   Kompleks
C - Berbeda dengan sampel purposif, dalam sampel kuota, sampel dipilih atas dasar kebetulan dan kebutuhan. Kebetulan di sini juga dapat berarti kemudahan bagi penulis untuk mengakses para anggota sampel. Pada umumnya langkah awal dalam sampel kuota adalah menentukan kategori atau sifat yang diinginkan oleh peneliti, kemudian peneliti menentukan jumlah anggota sampelnya secara proporsional. Berdasarkan prosedur penarikan sampel kuota, tahap pertama yang harus dilakukan adalah menentukan populasi yang akan di teliti dan menentukan ukuran sampelnya.

51. Untuk memperoleh informasi yang diinginkan dari responden, peneliti menggunakan alat pengumpul data yang disebut ...
A. Instrumen                     B. Sampel            C. Ukuran            D. Uji Statistik
A- Instrumen dalam penelitian ilmu sosial adalah suatu alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi yang diinginkan. Instruen biasanya dipekai oleh peneliti untuk menanyakan atau mengamati responden sehingga diperoleh informasi yang dibutuhkan. Instrumen penelitian antara lain dapat berbentuk kuesioner, petunjuk wawancara, atau daftar isian, tergantung pada jenis penelitian yang akan dilakukan.

52. Menyederhanakan suatu pemikiran sehingga dapat dikomunikasikan dan dimengerti oleh orang lain merupakan fungsi dari ...
A. Abstrak                           B. Konsep                            C. Indikator                         D. Kuesioner
B - Pada prinsipnya konsep hendaknya menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Konsep sendiri didefinisikan sebagai penggambaran tentang intisari atau kesimpulan umum dari suatu hal atau gejala sosial. Fungsi konsep adalah menyederhanakan pemikiran tentang suatu hal sehingga timbul keteraturan dan kemudahan komunikasi.

53. Penjabaran tingkat pertama dari suatu konsep disebut ....
A. Oleh pikir
B. Variabel
C. Pengertian
D. Konstrak
D  - Konstrak merupakan penjabaran tingkat pertama dari suatu konsep dan bersifat lebih nyata daripada konsep.

54. Alat pengumpul informasi yang berisi serangkaian pertanyaan yang harus dijawab responden disebut ....
A. Tes Standar                   B. wawancara                    C. Kuesioner                      D. Kaset Audio
C - Kuesioner merupakan alat pengumpul data yang terdiri dari serangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis yang digunakan untuk mengumpulkan informasi penelitian yang dikehendaki.

55. Pertanyaan yang bertujuan menghimpun data tentang pendapatan per bulan termasuk jenis ...
A. Opini                                B. Fakta                                C. Sikap                                D. Tertutup
B - Biasanya pertanyaan tentang fakta menanyakan tentang fakta diri pribadi responden, misalnya nama, umur, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, status perkawinan, jumlah anggota keluarga, pekerjaan dan penghasilan.

56. Penelitian yang ingin mengetahui sampai sejauhmana pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pencegahan demam berdarah, harus menggunakan jenis pertanyaan ....
A. Opini                                B. Sikap                                C. Informasi        D. Keterampilan
C - Pertanyaan tentang informasi digunakan untuk melacak pengetahuan responden tentang sesuatu hal, misalnya berapa banyak yang ia ketahui, darimana sumbernya, dan kapan pertama kali ia mengetahui. Penelitian yang ingin mengetahui sampai sejauhmana pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pencegahan demam berdarah termasuk menggunakan jenis pertanyaan informasi.

57. Jika jawaban pertanyaan sudah tersedia pada kuesioner dan responden tinggal memilih yang sesuai. Termasuk bentuk pertanyaan....
A. Tertutup                         B. Terbuka                          C. Sistematika                    D. Non struktur
A - Bentuk pertanyaan tertutup dirancang untuk menjaring jawaban yang telah disediakan pilihannya. Dalam pertanyaan seperti ini, responden diminta untuk memilih hanya satu jawaban atau boleh memilih lebih dari satu jawaban. Ada beberapa bentuk pertanyaan tertutup, yaitu pertanyaan dua pilihan, pertanyaan pilihan ganda, pertanyaan ceklis, pertanyaan rangking, dan pertanyaan berskala.

58. Salah satu yang harus diperhatikan dalam pembuatan kuesioner adalah ....
A. Cara penyampaiannya
B. Terlihat padat
C. Petunjuk panjang
D. Mudah mengisinya
D - Dalam membuat format kuesioner maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:
a. Format harus menarik
b. Format harus menyenangkan untuk dilihat, mudah diketahui disusun dengan rapi dan tidak terkesan padat.
c. Mudah mengisinya

59. Pengkajian validitas isi kuesioner yang melibatkan peneliti ahli termasuk uji coba ....
A. Instrumen
B. Non lapangan
C. Lapangan
D. Responden
B - Setelah draft kuesioner selesai perlu melihat kembali secara seksama dan menyeluruh. Pada kegiatan ujicoba non lapangan, sebaiknya melibatkan peneliti-peneliti yang ahli dalam masalah yang akan diteliti. Fokus perhatian dalam uji coba non lapangan adalah mengkaji validitas isi atau content validity dari kuesioner yang dikembangkan.

60. Format observasi yang berisikan serangkaian daftar kejadian penting yang akan diamati termasuk jenis....
A. Anecdotal
B. Note series
C. Checklist
D. Rating scale
C - Beberapa format observasi yang biasa dipakai dalam kegiatan mengamati kejadian:
1. Anecdotal Records (Daftar Riwayat Kelakuan)
Merupakan catatan yang dibuat oleh peneliti tentang kelakukan-kelakuan luar biasa yang dinilai penting dari objek yang ditelitinya.
2. Catatan Berkala
Alat ini digunakan untuk mencatat cara-cara orang bertindak dalam jangka waktu tertentu, kemudian menuliskan kesan-kesan umumnya.
3. Checklist
Alat ini berisikan serangkaian daftar kejadian penting yang akan diamati. Ketika pengamatan berlangsung, peneliti secara objektif memilih dengan cepat dan memberi tanda cek pada daftar kejadian. .
4. Rating Scale
Alat ini digunakan untuk mencatat kejadian secara lebih detail sampai pengamat memperoleh gambaran tentang tingkatan persetujuan/penolakannya terhadap subjek.
5. Format Observasi yang Standar

Format semacam ini telah banyak dikembangkan oleh peneliti-peneliti lain. Format observasi standar sangat beragam dalam hal kompleksitasnya, perilaku yang diamati, dan kesempatan dalam menggunakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar